Pasuruan (Kabarpas.com) – Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Pasuruan mulai mengganas. Bahkan, dalam waktu sehari terkadang ada dua hingga tiga kendaraan yang digasak oleh para pelaku dengan lokasi berbeda.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Yong Ferrydjon mengaku sudah membentuk tim khusus (timsus), untuk mengatasi aksi curanmor yang meresahkan masyarakat tersebut.
“Kami sudah membentuk tim khusus untuk menangani masalah tersebut. Dan tim ini berjumlah dua unit. Per unitnya ada delapan personil, dan tim ini sendiri bukan Buser. Namun, tim Buser mendapatkan bantuan dari timsus ini dalam memberantas pelaku curanmor,” kata Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Yong Ferrydjon saat ditemui usai rilis Operasi Sikat Semeru di polres setempat, Selasa (27/09/2016).
Lebih lanjut AKBP Yong Ferrydjon menambahkan, timsus ini sudah mulai digunakan selama operasi sikat semeru. Dan timsus ini telah berhasil menangkap lima tersangka curanmor dan sembilan tersangka curat.
“Mereka ini selalu mobile di lapangan, untuk membantu mengurangi angka curanmor yang ada di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Meski demikian Kapolres tak bisa memungkiri bahwa angka curanmor di wilayah hukumnya ini cukup tinggi. Bahkan, hampir setiap minggu pihaknya selalu mendapat laporan mengenai korban curanmor.
“Kami akan tindak tegas mereka yang menjadi pelaku curanmor. Dan kami juga menginginkan agar masyarakat ikut menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan wilayahnya masing-masing. Artinya, mereka harus menjadi polisi bagi dirinya sendiri,” pungkasnya. (ajo/tin).

















