Purworejo (Kabarpas.com) – Wali Kota Pasuruan, Setiyono melakukan sidak ke sejumlah pedang kaki lima (PKL), yang biasanya berjualan di sekitar Alun-alun, Kota Pasuruan. Dalam sidaknya itu, orang nomor satu di Kota Pasuruan ini, mengajak para PKL untuk memulai kembali menata tempat mereka berjualan dengan tertib.
Dalam sidaknya tersebut, Wali Kota Setiyonovdidampingi oleh sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Di antaranya yaitu Satpol PP, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas PU Cipta Karya.
Pantauan Kabarpas.com, tampak sejumlah petugas dari SKPD terkait, seketika itu juga langsung melakukan pengukuran untuk lokasi berjualan pedagang, baik di dalam komplek Pasar Poncol maupun kawasan patledeng.
“Ini kami lakukan untuk menata Alun-alun Kota Pasuruan, agar menjadi tampak indah dan asri serta tidak semrawut seperti sebelum-sebelumnya,” kata Setiyono kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi, Rabu (19/10/2016).
Dijelaskan, jumlah PKL yang direlokasi tersebut berjumlah 144 pedagang. Mereka direlokasi di sejumlah titik yang ada disekitaran Alun-alun Kota Pasuruan. Di antaranya yaitu di kompleks patledeng atau bekas Kantor Dinas Pendapatan. Serta di Pasar Poncol, dan juga di Jalan Wiroguno.
“Kami hanya memfasilitasi PKL lama yang sudah terdaftar. Dan kalau seandainya nanti tiba-tiba muncul tambahan jumlahnya yang lebih dari 144 pedagang. Itu bisa dipastikan mereka sebelumnya tidak berjualan di sekitar Alun-alun,” pungkasnya. (far/gus).

















