Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 27 Des 2016

Prihatin Jalan Berlubang Tak Diperbaiki, Warga Beji Gelar Aksi Tabur Bunga


					Prihatin Jalan Berlubang Tak Diperbaiki, Warga Beji Gelar Aksi Tabur Bunga Perbesar

Beji (Kabarpas.com) – Bagi para pengendara roda dua maupun empat harus berhati-hati saat melintas di sejumlah jalan raya yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, dengan kondisi musim penghujan seperti saat ini, banyak jalan yang mengalami kerusakan seperti berlubang dan juga bergelombang.

Salah satu jalan yang mengalami kerusakan cukup parah tersebut. Yakni, berada di Jalan Raya Surabaya – Banyuwangi KM 34, Dusun Kemloko, Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Menurut keterangan sejumlah warga setempat, di jalan ini sudah banyak menelan korban.

Pantauan Kabarpas.com rusaknya jalan yang menghubungkan Jawa-Bali. Yakni, Pasuruan-Banyuwangi maupun Pasuruan-Surabaya itu, tak ubahnya seperti ranjau yang dipasang di tengah jalan. Sehingga, pengguna jalan harus ekstra berhati-hati dalam memacu kendaraannya saat melintas di jalur tersebut.

“Terus terang saja, saya tak berani melaju secara kencang jika melewati jalan raya ini, karena bisa merusak kendaraan. Bahkan, jika sampai menghantam lubang besar, ban kendaraan bisa pecah,” kata Nur, salah satu pengguna jalan saat ditemui Kabarpas.com, Selasa, (27/12/2016).

Ia berharap kepada pihak terkait supaya dengan segera memperbaiki kondisi jalan yang rusak tersebut, agar lalu lintas di jalur itu bisa berjalan lancar dan tidak sampai lagi terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa.

“Saya berharap pihak terkait bisa memperhatikan kondisi jalan rusak ini untuk segera diperbaiki,” ucapnya kepada Kabarpas.com.

Adanya kondisi jalan yang cukup memperihatinkan tersebut, membuat sejumlah warga setempat pun menggelar aksi protes agar pihak terkait segera melakukan perbaikan. Dalam aksinya, mereka melakukan aksi tabur bunga di sebuah lubang paling besar yang ada di jalan tersebut.

“Sepajang 500 meter di jalur ini, banyak terdapat lubang yang seringkali memakan korban,” kata Hendry Sulfianto, salah seorang warga setempat kepada Kabarpas.com.

Pria yang akrab disapa bung Londo ini menambahkan, lubang yang ada di lokasi tersebut lebarnya cukup bervariasi. Yakni, antara 30 centimeter hingga 1 meter.

“Sedangkan untuk kedalamannya yaitu antara 30 centimeter. Di jalan ini, sudah tidak bisa kehitung lagi berapa korban yang jatuh terperosok di sini. Bahkan, ada juga yang sampai meninggal dunia,” pungkasnya. (jon/sym).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Gandeng Kabarpas, Bawaslu Pasuruan Dorong Partisipasi Warga Awasi Pemilu

31 Oktober 2026 - 09:07

Inovasi Pertanian: Kolaborasi UB dan PT Great Giant Pineapple Ciptakan Metode Ukur Daun Nanas Pakai Smartphone

30 Oktober 2026 - 12:13

Super Sengit! 5 Sekolah Dasar Terbaik Berebut Tiket Terakhir ke Grand Final Liga Bintang Juara GTV

30 Oktober 2026 - 11:39

Komunitas Honda Jatim Jadi Bagian dari 32.214 Bikers di Honda Bikers Day 2026

30 Oktober 2026 - 08:37

MPM Honda Jatim Hadirkan Fun Drag Bike Honda Vario Evo 160 di Hoofdburell City Night Race 2026

30 Oktober 2026 - 08:35

Ekonomi Jember Tumbuh 6,35 Persen, BPS RI Apresiasi Strategi Pengentasan Kemiskinan Gus Fawait

30 Oktober 2026 - 08:25

Trending di KABAR NUSANTARA