Reporter : Dhonny Martha
Editor : Memey Mega
Banyuwangi, Kabarpas.com -TPQ Al – Ilham merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang didirikan oleh pasangan suami istri anggota Kepolisian Resort Banyuwangi yakni, Aiptu Darmawan Prihandoko dan Aiptu Ririn Nurfiah. TPQ tersebuy berdiri sudah 3 tahun dan memiliki sejarah luar biasa bagi pasutri yang berdinas di Mapolres Banyuwangi. Pasalnya demi berdirinya Taman Pendidikan Al-qur’an mereka harus menunda impian berangkatan ke tanah suci, agar uang tabungan dapat untuk membayar sebidang tahan pendirian TPQ Al- Ilham.
Kali ini, untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhamad SWA, TPQ Al- Ilham tengah menggelar acara pengajian dan dihadiri oleh Kapolsek Banyuwangi yang diwakilkan Kanit Binmas, Iptu Sugeng, serta Lurah Sobo, Mahendra Setyawan. Meski sederhana keceriaan wajah para santri dari kalangan kurang mampu ini semakin terpancar ketika pohon pisang berbuah telur terpasang berjejer di sekitar TPQ.
Setelah acara dibuka oleh panitia, walaupun dengan guyuran hujan yang cukup deras berbagai sambutan silih berganti dari mulai tokoh agama, masyarakat, hingga lurah Sobo. Kegiatan ini dilanjutkan dengan siraman rohani dari Ustadz Uye Ramadhan yang berasal dari Pekalongan Jawa tengah, untuk memberikan tausyah-tausyah kepada santri TPQ maupun undangan yg merupakan warga sekitar dan wali santri.
Dalam ceramahnya, Ustadh Uye Ramadhan mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah panutan umat islam, sehingga semestinya dijadikan suri tauladan seorang muslim dalam kehidupan sehari2.
“Sehingga kita sebagai umat islam harus memuliakan baginda nabi Muhammad SAW. ” jelas usta kepada kabarpas.com biro Banyuwangi Kamis (14/12/17)
Acara ini diakhiri dengan doa bersama dan menyantap buang telor sebagai ciri khas peringatan Maulid Nabi masyarakat Banyuwangi dalam merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. (Don/Mey).
















