Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 30 Des 2014

Serpihan AirAsia Ditemukan, Keluarga Penumpang di Purwosari Gelar Doa Bersama


Serpihan AirAsia Ditemukan, Keluarga Penumpang di Purwosari Gelar Doa Bersama Perbesar

Purwosari (Kabarpas.com) – Keluarga Sulastri, salah satu penumpang AirAsia QZ 8501 asal Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan ini merasa sedikit lega, setelah tim Basarnas akhirnya berhasil menemukan puing pesawat dan beberapa korban. Bahkan, Keluarga siap menerima keadaan paling buruk terhadap nasib Sulastri dan suaminya Kristiyono, beserta dua anaknya yang menjadi penumpang di pesawat naas tersebut.

“Usai melihat tayangan berita penemuan serpihan pesawat dan korban yang tewas. Saya sedikit merasa lega. Meskipun pikirian saya dan keluarga hingga kini masih diselimuti kecemasan, karena masih belum ada kabar mengenai kondisi adik saya ini,” ujar Muhammad Syamsul, salah satu kakak korban Sulastri kepada Kabarpas.com, saat ditemui usai acara gelar doa bersama di rumah Sulastri, tepatnya di Gang Junior 1, RT/RW 13/09, desa/kecamatan setempat. Selasa, (30/12/2014).

Syamsul mengaku, setelah di sejumlah televisi diberitakan mengenai penemuan serpihan dan jasad korban penumpang AirAsia QZ 8501tersebut, membuat Syamsul dan keluargannya menaruh harapan tipis mengenai kondisi Sulastri dan keluarga kecilnya tersebut, apakah masih selamat atau sudah meninggal dunia.

Meski demikian, dirinya masih tetap berharap agar Sulastri dan suaminya Kristiyono, beserta dua anaknya itu dapat ditemukan dengan kondisi utuh dan selamat. “Saya hanya berharap semoga ada keajaiban, agar adik saya dan suaminya, juga kedua anaknya itu dapat ditemukan dengan selamat,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu keluarga di Purwosari menjadi salah satu dari 155 penumpang Pesawat AirAsia QZ8501 yang berangkat dari Surabaya menuju ke Singapura. Namun, di tengah perjalanan tiba-tiba pesawat ini hilang kontak.

Satu keluarga tersebut, diantaranya yaitu pasangan suami-istri Kristiyono (40), dan Sulastri (35), serta kedua anaknya Sesha Aldi Krisputra (16),‎ dan Felicia Sabrina Krisputri‎ (10). Mereka berempat ini sejatinya hendak melakukan liburan di Singapura. (ajo/uje).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Home Care Jember Pantau Ibu Hamil Risiko Tinggi dan Penyandang Disabilitas di Sumbersari

27 September 2026 - 08:08

Menara Air Pasar Tanjung, Saksi Krisis Air yang Kini Jadi Cagar Budaya Jember

25 September 2026 - 20:31

Lima Objek di Jember Ditetapkan sebagai Cagar Budaya, Pelestarian Jadi Tantangan

25 September 2026 - 20:28

SMPN 10 Jember Resmi Jadi Bangunan Cagar Budaya

25 September 2026 - 20:26

Pedagang Pasar Tanjung Jember Berdamai di Pendopo, Skema Usulan Gus Fawait Disetujui

22 September 2026 - 16:52

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Trending di KABAR NUSANTARA