Reporter : Abdur Rozaq
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Banjir yang melanda hampir di seluruh wilayah Pasuruan pada Minggu malam (08/01/2018) lalu, ternyata juga mengakibatkan Kali Petung meluap.
Akibatnya, bantaran Kali Petung yang membelah Dusun Petung Kidul, Bugul Kidul Kota Pssuruan itu kembali lagi ambrol. Padahal sebelumnya, bantaran sungai ini pernah ambrol pada Sabtu (23/12/2017).
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemukiman warga di wilayah setempat makin terancam karena semakin dekat dengan sungai yang sebelumnya hanya berjarak sekitar 3 meter dari bibir sungai.
Bahkan, sedikitnya ada 5 buah rumah warga Petung Kidul yang akan terancam ambruk apabila peristiwa serupa terjadi lagi di kemudian hari.
Robiatul Adawiyah, seorang warga setenpat mengaku khawatir karena rumahnya makin mepet ke sungai.
“Kapan mau diplengseng, Pak? Apa menunggu ambrol lagi?,” cetus perempuan 22 tahun itu kepada Kabarpas.com, Sabtu (13/01/2018) sore.
Sebelumnya, setelah terjadi peristiwa ambrolnya bantaran sungai yang terjadi kedua kalinya pada Minggu (24/12/2017), secara swadaya warga setempat telah melakukan kerja bakti membuat bantaran sungai dari sand bag. Itu pun, inisiatif berasal dari warga difasilitasi BPBD Kota Pasuruan.
Sementara itu, Yanuar, salah satu petugas BPBD Kota Pasuruan mengaku hanya bisa menampung keresahan warga setempat, saat ia dimintai keterangannya ketika meninjau kerja bakti warga di wilayah tersebut.
“Ini bukan kewenangan BPBD, pak. Kalau bapak melapor, sebaiknya langsung ke Dinas PU saja,” ujar lelaki setengah baya tersebut.
Untuk sementara, warga hanya bisa kembali memasang sand bag agar jika terjadi banjir tidak meluap. Demikian juga ketika debit air kembali meninggi pada Selasa lalu.
“Semoga saja dinas PU segera tanggap,” tutur Karso, warga yang rumahnya kian mepet ke sungai. (zaq/tin).

















