Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Humas Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo Asy’ari mengatakan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan program dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur berupa Aksi Lingkungan 1 Juta Lubang Resapan Biopori di Jawa Timur.
Hal itu disampaikan Asy’ari ketika menghadiri pencanangan pengeboran 2.500 LRB secara simbolis yang dilakukan Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Pajarakan di halaman SDN Karanggeger 1 Kecamatan Pajarakan.
“Untuk Kabupaten Probolinggo mendapatkan jatah 54 ribu lubang resapan biopori. Dari 54 ribu itu kami bagi kepada semua kecamatan dan yang paling potensi tentunya mendapatkan kuota lebih banyak,” katanya di hadapan para pengurus pramuka di Kecamatan Pajarakan.
Untuk Kecamatan Pajarakan sendiri mendapatkan kuota sebanyak 2.500 LRB yang disebarkan kepada seluruh sekolah negeri/swasta. Wilayah ini masuk zona 4 meliputi Kraksaan Pajarakan, Krejengan dan Besuk.
“Kita ingin memberikan pendidikan betapa pentingnya menjaga lingkungan dan tidak merusaknya. Ajarkan anak-anak menanam pohon supaya tidak terjadi longsor dan abrasi,” tegas Asy’ari.
Senada juga disampaikan Camat Pajarakan selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Gerakan Pramuka Pajarakan Sukarno. “Lubang Resapan Biopori mempunyai banyak manfaat. Dimana 10 lubang biopori dengan diameter 12 cm dan kedalaman 1 meter saja sama dan setara dengan 1 sumur resapan yang berdiameter 1 meter dengan kedalaman 1 meter,” kata Sukarno.
Manfaat dari LRB jelas Sukarno diantaranya mampu mencegah banjir, mengolah sampah organik menjadi kompos, menabung air untuk masa depan dan meningkatkan kualitas tanah serta lingkungan sekitar. (fudz/nis)

















