Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 22 Jan 2018

Dihantam Ombak Besar, Perahu Karam dan Satu Nelayan Asal Nguling Tewas


					Dihantam Ombak Besar, Perahu Karam dan Satu Nelayan Asal Nguling Tewas Perbesar

Reporter : Sugeng Hariyono

Editor : Agus Harianto

Pasuruan, Kabarpas.com – Akibat cuaca ekstrem, sebuah perahu yang dikabarkan mengangkut 12 nelayan asal Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan dihantam ombak besar. Akibatnya perahu tersebut karam di perairan Probolinggo. Bahkan, satu orang nelayan yang ikut dalam rombongan perahu tersebut tewas.

Dari data yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, para nelayan tersebut mulai berangkat melaut sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka hendak melaut ke perairan Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Dan berangkat dari perairan Mlaten.

Nah, saat berada di tengah laut ternyata cuacanya sedang tak mendukung. Tiba-tiba angin sedang bertiup kencang dari arah barat. Meski demikian, perahu yang dinaiki para nelayan itu tetap nekat untuk berlabu. Namun, ketika menjelang Maghrib, angin bertiup semakin kencang dan bahkan ombak mulai meninggi.

Kondisi tersebut membuat kapal yang mereka tumpangi mendadak karam, lantaran tak kuat menahan cuaca yang semakin ekstrem tersebut.

Kades Kedawang, Suharto saat ditemui wartawan Kabarpas.com, Senin (22/01/2018) malam mengungkapkan bahwa memang sejatinya para nelayan tersebut biasa melaut hingga perairan Probolinggo.

“Laporan yang saya terima, awalnya memang cuacanya cerah. Akan tetapi, tiba-tiba saja menjadi ekstrem sehingga menenggelamkan perahu mereka tersebut,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Di tempat terpisah, Kapolsek Nguling, AKP Marwan membenarkan terkait adanya nelayan asal Pasuruan yang tenggelam akibat perahu yang ditumpanginya itu karam usai diterjang ombak besar. Ia mengatakan, perahu tersebut bermuatan 12 nelayan. Dengan rincian, 11 nelayan asal Nguling dan 1 nelayan asal Probolinggo.

“Perahu yang dinaiki nelayan ini sempat dihantam ombak besar sebanyak dua kali sebelum tenggelam. Akibatnya, 7 nelayan bersandar pada badan perahu. Sementara sisanya mengapung di perairan. Dan, setelah itu datanglah sebuah perahu lain dan menolong mereka. Tapi, sayangnya ada satu orang nelayan meninggal yakni bernama Dawik, 55, warga Desa Mlaten dan seorang lainnya, Najib, 28, juga berasal dari desa yang sama belum ditemukan,” pungkasnya. (yon/gus).

Artikel ini telah dibaca 55 kali

Baca Lainnya

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri

27 Oktober 2026 - 08:33

Resmi Dikukuhkan, DPC PKB Kota Pasuruan Targetkan 12 Kursi dan Gaet Gen Z Lewat Sekolah Kader Perubahan

26 Oktober 2026 - 17:28

BREAKING NEWS! Gedung Belajar Ponpes Al Hidayah II Sukorejo Ambruk

23 Oktober 2026 - 09:19

Kisruh Proyek Pembangunan Pabrik Smelter di PIER Pasuruan

22 Oktober 2026 - 15:32

Lindungi Masa Depan Keluarga, Pemdes Trewung Beri Jaminan Perlindungan bagi 559 Pekerja Rentan

22 Oktober 2026 - 12:06

Trending di Berita Pasuruan