Reporter : Hari Sudarmoko
Editor : Agus Harianto
Pasuruan, Kabarpas.com – Jalur kereta api di Pasuruan kembali memakan korban, setelah satu minggu yang lalu kejadian sama di Kecamatan Bangil dua orang menjadi korban di jalur besi tersebut. Kini giliran seorang pelajar yang menjadi korbannya. Pelajar yang diketahui bernamaAhmad Suhadak (16) warga Dusun Krian, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang itu, terpaksa harus dilarikan ke UGD Rumah Sakit Bangil lantaran usai disambar kereta api.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (26/01/2018) sore sekitar pukul 15.05 WIB. Korban ditabrak kereta lantaran diduga tidak memperhatikan dengan datangnya kereta api yang akan melintas di perlintasan rel kereta yang ada di Desa Gajah Bendo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Kanit lantas Polsek Beji Ipda Rofiq saat ditemui Kabarpas.com di UGD RSUD Bangil mengatakan, kala itu korban mengendarai sepeda motor dengan Nopol W 6766 NO dari arah utara ke selatan. Namun, diduga tidak memperhatikan ada kereta datang, akhirnya korban disambar kereta api barang dari arah timur atau dari arah Stasiun Bangil.
“Korban saat itu hendak pulang dari PSG, karena tidak tengok kanan kiri akhirnya korban tersambar dan sempat terseret beberapa meter, ” katanya kepada Kabarpas.com.
Meski demikian, nyawa korban masih bisa terselamatkan. Dan saat ini korban sudah berada di RSUD Bangil untuk menjalani perawatan. (dar/gus).

















