Reporter : Hari Sudarmoko
Editor : Agus Harianto
Pasuruan, Kabarpas.com – Setelah mendapatkan perawatan selama tiga jam, akhirnya Ahmad Suhadak (16) warga Dusun Krian, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang mengehembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (26/01/2018) petang sekitar pukul 18.30 WIB.
Pelajar SMK tersebut mengalami luka di kepala bagian belakang sebelah kiri, sehingga luka yang dialami korban sangat serius akibat benturan dengan kereta api dari arah timur.
Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, korban yang tercatat sebagai seorang pelajar ternama yang ada di Kecamatan Rembang itu berjalan dari arah Utara menuju Selatan. Korban yang pulang dari PSG itu tidak mengetahui adanya kereta, sehingga sebuah kereta barang langsung menyambar tubuh korban.
Seperti pengakuan salah satu dokter di UGD RSUD Bangil yang ingin dirahasiakan namanya saat ditemui kabarpas.com mengatakan, kalau luka yang diderita korban sangat serius.
“Kami sebagai tim medis hanya bisa berusaha sekuat tenaga, namun karena luka di kepala korban sangat serius, ditambah lagi saat di TKP korban cukup lama untuk dibawa ke Rumah Sakit. Sehingga kami tak bisa berbuat banyak,” terangnya.
Kini jenazah korban sudah dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Bangil untuk segera dimakamkan oleh pihak keluarga. (dar/gus).

















