Reporter : Joko Santoso
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Kawasan wisata Tretes,Kecamatan Prigen,Kabupaten Pasuruan, seakan masih menjadi lokasi favorit bagi para pekerja seks komersial (PSK) dari luar maupun dalam daerah, untuk menjajakan dirinya. Hal itu dibuktikan dari banyaknya PSK asal luar daerah yang terjaring razia.
Ya, dalam razia yang dilakukan petugas gabungan, pada Rabu (31/01/2018) kemarin sekitar pukul 19.00 Wib. Ada sebanyak 16 PSK berhasil diamankan saat tengah menunggu para lelaki hidung belang (Pemburu Kenikmatan Wanita) di sebuah Wisma, yang berada di Lingkungan Pesanggrahan. Mereka tak berkutik saat petugas gabungan Satpol PP Kabupaten Pasuruan masuk ke dalam wisma.
Bahkan, salah satu PSK asal luar daerah bernama Sari asal Malang ini menangis, saat petugas Satpol PP Kabupaten Pasuruan membawanya naik ke kendaraan patroli guna dibawa ke Mako Satpol PP kabupaten setempat.
“Baru pertama kali ini di sini, eh ndak tahunya terkena razia. Padahal, penghasilan saya baru dapat Rp 400 ribu. Saya khilaf dan menyesal tak akan kembali lagi ke sini,” ujar Sari dengan nada lirih sembari meneteskan air matanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, rata-rata PSK yang terjaring razia pihaknya itu adalah orang baru, maksudnya yaitu belum pernah terjaring razia yang selama ini dilakukan oleh pihaknya.
“Sebanyak 16 PSK yang terjaring razia itu, setelah menjalani tes kesehatan, ternyata 5 orang di antaranya positif mengidap HIV/AIDS. Tentunya harus ada penanganan serius dari dinas kesehatan. Sedangkan untuk semua wanita pendatang ini, kami limpahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya. (jok/tin).

















