Reporter : Kholid Andika
Editor : Titin Sukmawati
Sidoarjo, Kabarpas.com – Puluhan kiai muda dan aktivis Nahdlatul Ulama (NU) yang tergabung dalam Forum Nahdliyin Bersatu dari berbagai daerah di Jawa Timur, mendeklarasikan dukungan kepada Abdul Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden 2019. Deklarasi tersebut dilakukan di Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran Sidoarjo, Sabtu (10/02/2018).
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu diminta maju jadi cawapres 2019 sebagai jawaban atas keprihatinan warga selama ini. Pasalnya, nasib warga NU yang puluhan tahun selalu dipinggirkan dalam pembangunan. Banyaknya program pemerintah yang ditujukan untuk menghapus kemiskinan malah tidak tepat sasaran.
“Karena nyatanya warga NU sampai hari ini masih tidak meningkat kesejahteraannya. Yang paling menderita saat ini ya orang NU,” kata Juru Bicara Forum Nahdliyin Bersatu wilayah Jawa Timur, Moh Ali Makki kepada Kabarpas.com biro Sidoarjo.
Forum Nahdliyin Bersatu mendorong cak Imin untuk maju dalam Pilpres mendatang bukan sekadar untuk menunjukkan kekuatan NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia. Lebih dari itu, ada kepentingan yang lebih urgen mengapa mereka perlu mendukung Cak Imin menjadi Wapres periode mendatang.
“Kami meminta kesediaan Cak Imin untuk tidak lagi ragu, malu dan setengah hati dalam menerima dukungan warga NU di seluruh Indonesia maju dalam Pilpres mendatang sebagai calon wakil presiden,” ujar Gus Makki.
Ia menjelaskan, pihaknya merasa prihatin dengan kondisi warga NU yang masih berada di bawah garis kemiskinan. Padahal, nahdliyin hampir separuh dari jumlah penduduk Indonesia yakni sekitar 49 persen.
“Kami ingin memastikan kesediaan Cak Imin untuk menerima mandat dukungan yang isinya adalah memperjuangkan dan menjamin agar warga NU bisa bangkit secara ekonomi, sehingga bisa lebih sejahtera dan lebih tinggi lagi martabatnya, dan secara umum bisa juga membangkitkan ekonomi umat,” pungkas pengasuh pondok pesantren Bahrul Hidayah Banyuwangi itu.
Mengenai siapa calon presiden yang akan disandingkan dengan Cak Imin, Forum Nahdliyin Bersatu akan terus memantau perkembangan politik mendatang. (lid/tin).

















