Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 1 Apr 2018

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik


Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik Perbesar

Reporter : Joko Santoso
Editor : Memey Mega

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Siapa sangka di dalam pedesaan Paserpan, Desa Tempuran, Kabupaten Pasuruan terdapat sebuah sungai bertingkat yang indah. Orang-orang sekitar biasa menyebutnya Sungai Dayang.

Istilah Sungai Dayang merupakanistilah bahasa Jawa yang berarti sungai Ratu. Sungai Dayang ini memiliki keindahan yang sangat memukau, selain karena masih begitu alami dan dikeliling hutan bambu dan pohon durian, juga terdapat keunikan di dalam lubang – lubang bebatuan, di mana setiap lubang memiliki kedalaman yang berbeda-beda.

Selain itu, Sungai Dayang memiliki cerita mistis, menurut warga setempat, Kasian (29) sungai tersebut dahulunya ada sebuah cerita dari orang tuanya bahwa sungai dayang sangat unik.

“Ketika warga ada acara di Desa Tempuran mereka selalu memberikan sesajen atau bakar kemenyan, istilahnya orang jawa nuwon sewu kepada yang tua,” ujar Kasian kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi, Minggu (01/04/2018).

Dari cerita itu, jika ada salah satu warga yang hendak mempunyai hajat atau sedang melaksanakan kegiatan harus memberikan sesajen atau suguhan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, yakni seperti kesurupan.

Walau di sini air terjunnya tidak terlalu tinggi, namun memiliki banyak aliran air dari bawah hingga atas dan mempunyai gerojokan tingkat. Terlihat sangat indah dan memukau.

“Untuk mereka yang ingin mandi bisa memilih lokasinya dari yang tidak dalam untuk anak-anak, hingga yang dalam.Sungai ini tercipta sangat alamiah dan anda hanya tinggal memilih sendiri lokasinya,” jelasnya.

Sayangnya, potensi wisata yang begitu memukau ini justru belum dikelola dengan secara maksimal oleh pihak desa tersebut. Melihat potensi yang tidak dilihat pemerintah, komunitas fotografer mengeksplorenya di media sosial.

“Untuk masuk ke lokasi Sungai Dayang ini, Anda tidak perlu membayar, karena desa masih belum mengelolahnya. Namun terkadang, saat hari Minggu atau musim liburan pengunjung membludak,” katanya pria tersebut.

Warga sekitar berharap, potensi yang seharusnya bisa meningkatkan perekonomian desa ini bisa dikelola dengan lebih baik lagi. “Mungkin dengan memperbanyak promosi dan membuat fasilitas penunjang yang lain,” tutup Kasian. (Jok/Mey)

Artikel ini telah dibaca 109 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

PWI Pasuruan Raya Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

11 September 2026 - 23:11

Ratusan Peserta Padati Senam Bersama RA dan KB Al-Firdaus Pasuruan

11 September 2026 - 17:25

Terduga Pelaku Curanmor Siang Bolong Ditangkap

10 September 2026 - 19:10

Trending di Berita Pasuruan