Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 31 Mei 2018

Kemenag Pusat Gelar Workshop Evaluasi Pelaporan PDDIKTI di Padang


Kemenag Pusat Gelar Workshop Evaluasi Pelaporan PDDIKTI di Padang Perbesar

Reporter : Alip Nuryanto

Editor : Titin Sukmawati

Padang, Kabarpas.com – Dalam rangka impelemntasi amanah Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi. Kementerian Agama (Kemenag) Pusat melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyelenggarakan Workshop Evaluasi Pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yaitu Sri tanggal 28-30 Mei 2018, dan berlangsung di Padang, Sumatera Barat. Acara ini dihadiri oleh operator dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri sebanyak 58 lembaga dan 13 Kopertais seluruh wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Imam Bonjol menyampaikan bahwa data PDDIKTI ini sangat penting. Pimpinan harus sadar terhadap PDDIKTI.

”Saya akan sampaikan ke forum rektor bagaimana pentingnya PDDIKTI ini. Untuk itu, Pimpinan PTKI harus memberikan perhatian yang maksimal ke LPM dan TIPD. Sekarang kita sudah memasuki dunia penjaminan mutu eksternal melalui BAN PT sehingga mau tdak mau lembaga dipaksa untuk menyiapkan ketertiban dan kelengkapan data, “ jelas Eka Putra Wirman Rektor UIN Imam Bonjol Padang saat membuka acara.

Sementara, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Arskal Salim berkomitmen untuk membangun dan membenahi data PTKI yang selama ini memang kurang mendapatkan perhatian yang khusus oleh para pimpinan.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa PDDIKTI merupakan kumpulan data penyelenggaraan Pendidikan Tinggi seluruh Perguruan Tinggi yang terintegrasi secara nasional.

“Direktorat PTKI memiliki program strategis yang menjadi prioritas utama yaitu mutu, relevansi, akses dan yang tidak kalah penting adalah tata kelola. Peningkatan kualitas dan mutu PTKI tidak akan pernah terlepas dari data. Data menjadi penopang dalam proses akreditasi,” terang Arskal Salim di Padang.

Selain itu, ia juga meminta agar PTKI bisa mengelola PDDIKTI dengan baik dan professional serta akuntabel, agar data yang disajikan adalah data yang valid serta data yang benar.

Sedangkan, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Agus Sholeh menyatakan bahwa operator adalah ujung tombak data pada PTKI .”Sehingga pimpinan harus peduli dan memperhatikanya baik fasilitas maupun kesejahteraanya, “ ucapnya.

Lelis Tsuroya selaku Kasi Pembinaan Kelembagaan PTKI-Negeri. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan konsep klinik PDDIKTI. Dengan klinik ini diharapkan permasalahan yang ada di PTKI bisa diselesaikan dengan cepat dan tuntas.

“Tim POKJA membuka layanan Klinik PDDIKTI yang terbagi menjadi 5 tim yaitu Tim Registrasi Pendidik, Perubahan Data Dosen, Perubahan Data Mahasiswa, Penambahan Prodi dan Perubahan Nomenklatur, dan Migrasi Data,” tegasnya.

Untuk sekadar diketahui, selain narasumber dari internal kegiatan ini juga menghadirkan narsumber dari Kemenristekdikti yaitu Hendro Witjaksono (Kasubdit Kompetensi Sumber Daya Manusia), Franofa Herdiyanto, David Aulia Akbar Adhieputra, M. Nasser dan Jonathan dari Tim Pusat Data dan Informasi Kemenristekdikti. (lip/tin).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA