Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 18 Mei 2019

Lakpesdam NU Kota Pasuruan Kembali Gelar Aktivis Mengaji 


Lakpesdam NU Kota Pasuruan Kembali Gelar Aktivis Mengaji  Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Agus Hariyanto

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Kekhusyu’an  bulan ramadan tahun ini dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan positif bernuansa spiritual oleh berbagai elemen masyarakat. Seperti yang dilakukan sejumlah aktivis muda Kota Pasuruan yang berada di bawah naungan Lakpesdam NU Kota Pasuruan, PMII dan Central Study Aktifis.

Sejumlah kelompok anak muda tersebut secara istiqomah telah menyelenggarakan kegiatan yg memadukan antara tradisi spiritual dan tradisi intelektual. Mereka yang berasal dari aktifis Nahdliyin di Pasuruan tersebut dalam 4 tahun terakhir mengisi ramadan dengan kegiatan tadarus quran disambung dengan diskusi tematik sembari menunggu berbuka puasa.

Bertempat di kantor sekretariat Central Study Aktifis (CSA) kegiatan yang bertajuk Tadarus ilmiah Gerakan Aktivis Mengaji jilid 4 tersebut mengambil tema “Menyiapkan Generasi Muda dalam Revolusi Industri 4.0”. Acara yang dihadiri oleh sekitar 40 Aktivis muda NU yang berasal dari Lakpesdam NU Kota Pasuruan, PMII dan CSA tersebut menghasilkan beberapa point pemikiran.

Sahabat Waladi Imaduddin selaku Ketua Lakpesdam NU Kota Pasuruan menyampaikan poin tentang pentingnya menyiapkan SDM karena aktor utama dalam setiap revolusi industri adalah manusia. Ia menyampaikan tentang tokoh-tokoh penting dalam sejarah revolusi industri mulai dari revolusi industri pertama hingga revolusi industri 4.0 dengan tokohnya seperti Jack Ma pendiri Alibaba yang sukses menguasai pangsa pasar online dunia.

“Dengan mengutip pernyataan dari tokoh industri korea selatan pendiri CJ Ho am yang mengatakan bisnis adalah tentang manusia, maka penting menyiapkan generasi yang melek dunia digital dengan berbagai peluang bisnisnya,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut juga disoroti tentang masih minimnya regulasi hukum dalam dunia finansial technologi dan industri start up yang saat ini sudah banyak berkembang dengan berbagai produk layanan digitalnya, sehingga masyarakat diharapkan peran aktifnya dalam memberikan masukan atas regulasi yang mendukung berkembangnya industri digital.

Sementara, Ahmad Sukron selaku ketua panitia menyampaikan bahwa Tadarus Ilmiah ini sengaja mengambil tema yang aktual agar generasi muda khususnya aktivis NU senantiasa peka dengan perkembangan zaman.

“Seperti yang didiskusikan pada sore ini dengan mengangkat tema Revolusi Industri 4.0,” ucap Sukron yang juga pengurus Lakpesdam NU Kota Pasuruan. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 118 kali

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Probolinggo Godok KUA-PPAS 2027, Pacu Daya Saing Daerah

22 Juli 2026 - 22:39

Saat Fawait Ajak Kader Posyandu Naik Panggung, Honor hingga Beasiswa Langsung Disuarakan

22 Juli 2026 - 20:52

Bunga Desaku Jadi Ajang Sosialisasi Program Pemkab, Fawait Tekankan Layanan KTP hingga Berobat Gratis

22 Juli 2026 - 20:46

Senam Trenggalek Ingin Jaga Tradisi Emas, Pasang Target Tinggi di Porprov 2027

19 Juli 2026 - 14:59

Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan MBG di Bangsalsari, Biaya Perawatan Korban Ditanggung

16 Juli 2026 - 09:13

Muharram Art Fest 2026 Dibuka, GP Ansor Kencong Dorong Jember Jadi Pusat Kreativitas Seni Budaya

14 Juli 2026 - 20:10

Trending di Peristiwa