Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 29 Jun 2019

Hadiri Asia Africa Festival, Rombongan  Pemkot Pasuruan Disambut dengan Welcome Dinner


Hadiri Asia Africa Festival, Rombongan  Pemkot Pasuruan Disambut dengan Welcome Dinner Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Agus Hariyanto

 

 

Bandung, Kabarpas.com – Asia Africa Festival (AAF) dilaksanakan selama 3 hari yakni pada hari Jumat sampai dengan hari Minggu tanggal 28 Juni sampai dengan tanggal 30 Juni 2019. Kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Pemerintah Kota Bandung dengan agenda pada hari Jumat Malam diawali dengan Jamuan Makan Malam (Welcome Dinner) di Kantor Pemerintah Kota Bandung Jalan Wastukancana Nomor 2 Babakan Ciamis Kecamatan Sumur Bandung Kota Bandung Jawa Barat.

Dalam Jamuan Makan Malam tersebut,  dihadiri Wakil Walikota Bandung, Duta besar negara-negara sahabat, Asisten Pengembangan Pariwisata Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Bupati dan Walikota Se-Indonesia, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Forkopimda Kota Bandung, Kepala Biro Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung serta undangan lain.

Dalam kesempatan ini Wakil Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo,  hadir dalam Jamuan Makan Malam didampingi Ketua DPRD Kota Pasuruan, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan serta Kepala OPD terkait di LingkunganPemerintah Kota Pasuruan.

Untuk memeriahkan Jamuan Makan Malam, Tim Sanggar Seni Dharma Budaya Kota Pasuruan dengan jumlah penari 9 (sembilan) orang dan jumlah Pengrawit 11 orang menyuguhkan Tari Trajeng yang menggambarkan kesetiaan perempuan saudara dan kerabat Nyi Roro Kinjeng (Trah Kinjeng) dalam menjaga gamelan Kyai Jimat dan melindungi wilayah Tanjung Tembikar Pasuruan yang kini dikenal dengan sebutan Desa Trajeng. Dengan kelembutan, keluwesan dan kekuatan jiwa patriot yang mumpuni, para wanita Trajeng yang bercampur baur antara etnis Cina dan Jawa bahu membahu mewujudkan kesetiaannya. Dan dengan tusuk ronyok yang dipakai adalah senjata pamungkas dan symbol akan keteguhan hati, bersatu bersama dalam kesetiaan Nyi Roro KInjeng meraih kedamaian.

Perlu diketahui, agenda Asia Africa Festival (AAF) pada hari Sabtu tanggal 29 Juni 2019 yakni Karnaval Asia Africa Africa dan Gelaran Seni Budaya Asia Africa pukul 08.00 Wib sampai dengan selesai dengan rute sepanjang Jalan Asia Afrika Bandung.

Pada hari Minggu tanggal 30 Juni 2019 dengan agenda City Tour dan kegiatan solidaritas dan amal dengan mempelajari cara membuat batik di pusat kerajinan rupa-rupi Bandung. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 47 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan