Reporter : Eko Budi
Editor : Diaz Octa
Pasuruan, Kabarpas.com – Sebagai upaya turut mengamankan dan mensukseskan rencana gelaran Pilkades serentak tahun 2019 di wilayah Grati, AKP. H. Suyitno, Kapolsek Grati, menghadiri giat sosialisasi pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa serentak tahun 2019 di Pendopo Kantor Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Acara sosialisasi tersebut juga mengundang seluruh peserta calon kepala desa dari 8 delapan desa di wilayah Grati.
Pantauan kabarpas.com, adapun 8 desa di wilayah Grati yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa serentak tahun 2019. Di antaranya yaitu Desa Sumberagung, Desa Kambingan Rejo, Desa Trewung, Desa Karang Kliwon, Desa Karanglo, Desa Plososari, Desa Cukurgondang, dan Desa Ranuklindungan.
Selain para calon kontestasi Pilkades 2019, dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh Camat Grati, Kapolsek Grati, Danramil Grati, Sekcam Grati, Anggota BPD dari 8 Desa pelaksana Pilkades, dan Team Fasilitator Pilkades 2019.
“Kegiatan sosialisasi ini adalah sangat penting dalam menentukan aman dan suksesnya pelaksanaan pilkades serentak di tahun 2019,” ujar AKP Suyitno dalam sambutanya.
“Oleh karenanya, kepada pihak-pihak yang telah ditunjuk sebagai panitia pelaksana, jangan sungkan-sungkan untuk selalu berkoordinasi dengan Muspika Grati maupun dengan BPD masing masing desa setempat,” tambahnya.
Kapolsek Grati juga menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin pengalaman buruk dalam sejarah Pilkades di wilayah Grati terulang kembali. Sehingga, AKP. Suyitno menekankan kepada seluruh undangan yang hadir akan pentingnya deteksi permasalahan di wilayah sejak dini, agar dapat melakukan pencegahan.
Selanjutnya, sambutan dan sosialisasi dilanjutkan oleh Camat Grati, Danramil Grati, Sekcam Grati dan Team Fasilitator Pilkades 2019.
Acara berlangsung khidmat dengan antusiasme undangan menyimak kegiatan sosialisasi tersebut dengan baik.
Sebelum acara berakhir, para calon peserta Pilkades 2019 diberikan kesempatan bertanya oleh team fasilitator dan setelah semua undangan memahami, kegiatan sosialisasi di tutup dengan doa. (eko/diz)

















