Reporter : Sudarmoko
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Diduga gara-gara depresi usai bertengkar dengan sang suami. Seorang wanita berinisial WN (46) warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji menabrakan diri ke kereta api Mutiara Timur jurusan Surabaya – Banyuwangi dengan no Lok CC2039802 yang dimasinisi oleh Ferry Eko Pramono.
Aksi nekat tersebut dilakukan WN di perlintasan rel KA, tepatnya di Dusun Selokambang, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.
Kanitreskrim Polsek Beji, Ipda Tatok menceritakan, korban yang saat itu, sedang ada perselisihan dengan suaminya. Tiba-tiba langsung keluar rumah tanpa pamit pada suaminya.
Namun hanya berjarak 200 meter dari rumah korban. Ia (korban) berjalan di atas rel. Sementara dari arah barat atau dari arah Surabaya, berjalan kereta api mutiara timur dengan jurusan Surabaya-Banyuwangi. Dengan seketika tubuh wanita umur 46 tahun langsung dihantam kereta api tersebut.
“Usai bertengkar dengan suaminya korban langsung jalan ke rel dan menabrakan diri, ” tukasnya.
Akibat kejadian itu, tubuh korban hancur tak berbentuk dan langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Bangil untuk diotopsi. (Dar/Tin).

















