Reporter : Sudarmoko
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Dampak bau limbah dari PT Kasih Prima Gempol yang memproduksi olahan kulit ikan dan tulang di Dusun Wonoayu, Desa Gempol semakin menyengat. Kondisi ini membuat Kepala Desa Gempol dan ratusan warga setempat langsung menutup pabrik tersebut.
Kepala Desa Gempol, Muhammad Hamdi mengatakan aksi warga ini dikarenakan bau limbah yang berasal dari pabrik pengolahan kulit ikan dan tulang semakin hari semakin tidak terkontrol.
“Banyak warga saya sakit pernafasan akibat bau limbah, bahkan ada yang sampai meninggal, ” katanya.
Persoalan perijinan, menurut Muhammad Hamdi, pabrik tersebut tidak mempunyai perijinan satu pun untuk berproduksi.
“Untuk ijin nol, bahkan sering kali saya sidak dan saya tutup karena pembuangan limbah. Tapi setelah saya tutup, pabrik itu berganti nama dan juga masih tetap seperti itu,” tukasnya.
Sementara dari hasil sidak di PT. Kasih Prima Gempol, kepala desa serta warga mengamankan beberapa sempel limbah, cairan soda, dan cairan HCL untuk kepentingan laboratorium. (dar/tin).

















