Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 28 Agu 2019

Keluarkan Bau Tak Sedap, Warga dan Kades Gempol Tutup Pabrik Olahan Kulit


Keluarkan Bau Tak Sedap, Warga dan Kades Gempol Tutup Pabrik Olahan Kulit Perbesar

Reporter : Sudarmoko
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Dampak bau limbah dari PT Kasih Prima Gempol yang memproduksi olahan kulit ikan dan tulang di Dusun Wonoayu, Desa Gempol semakin menyengat. Kondisi ini membuat Kepala Desa Gempol dan ratusan warga setempat langsung menutup pabrik tersebut.
Kepala Desa Gempol, Muhammad Hamdi mengatakan aksi warga ini dikarenakan bau limbah yang berasal dari pabrik pengolahan kulit ikan dan tulang semakin hari semakin tidak terkontrol.
“Banyak warga saya sakit pernafasan akibat bau limbah, bahkan ada yang sampai meninggal, ” katanya.
Persoalan perijinan, menurut Muhammad Hamdi, pabrik tersebut tidak mempunyai perijinan satu pun untuk berproduksi.
“Untuk ijin nol, bahkan sering kali saya sidak dan saya tutup karena pembuangan limbah. Tapi setelah saya tutup, pabrik itu berganti nama dan juga masih tetap seperti itu,” tukasnya.
Sementara dari hasil sidak di PT. Kasih Prima Gempol, kepala desa serta warga mengamankan beberapa sempel limbah, cairan soda, dan cairan HCL untuk kepentingan laboratorium. (dar/tin).
Artikel ini telah dibaca 120 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan