Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Banyuwangi · 8 Sep 2019

Polemik Beasiswa Djarum Bulu Tangkis Terancam Berhenti, Bunda Naumi Angkat Bicara


Polemik Beasiswa Djarum Bulu Tangkis Terancam Berhenti, Bunda Naumi Angkat Bicara Perbesar

Reporter : Pendik

Editor : Pendik

 

 

Banyuwangi, Kabarpas.com – Seperti yang marak diberitakan di beberapa media Online, PB Djarum mengumumkan kabar mengejutkan bahwa Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 akan menjadi yang terakhir kalinya. Pasalnya, PB Djarum memutuskan bahwa pencarian bakat atlet muda Bulu Tangkis di berbagai penjuru Tanah Air itu resmi ditiadakan pada 2020 mendatang,

Keputusan tersebut menyusul polemik yang muncul dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang kembali mendesak PB Djarum Foundation untuk menghentikan Exploitasi Anak.

Hal tetsebut mendapat tanggapan keras dari Ketua Kornas TRC PA, Rusmini Supriyadi atau yang akrab dipanggil Bunda Naumi. Menurutnya, PB Djarum Foundation selama puluhan tahun telah berjasa besar di bidang Olahraga di negeri ini khususnya Bulu Tangkis.

“Perlu diketahui pula, nama-nama besar atlet bulu tangkis kita bukan datang dengan tiba-tiba. Melainkan harus melaui proses yang cukup panjang, salah satunya dimulai dari dini atau anak-anak,” katanya kepada Kabarpas.com.

Ia juga menambahkan bahwa PB Djarum selama ini telah melakukan pelatihan begitu keras dengan sistem kompetisi yang ketat. Serta yang membuat mereka bisa menjadi juara dan menyandang gelar. Selain diri mereka sendiri semua juga berkat pelatihan dari Perkumpulan Bulu Tangkis Djarum yang memang fokus dalam pengembangan prestasi anak untuk meraih mimpinya.

“Namun justru KPAI seolah menyerang PB Djarum dengan alasan mengeksploitasi anak demi keuntungan perusahaannya. Mohon hal ini dipikirkan kembali oleh KPAI terkait tuduhan eksploitasi anak terhadap Djarum Foundation,” tegas Naumi.

KPAI mungkin lupa, lanjutnya, bahwa PB Djarum juga berjasa dalam menghindarkan anak-anak dari bahaya narkoba dengan membangun tempat berlatih untuk mereka.

“Di mana KPAI ketika PB Djarum fokus menghasilkan juara-juara dunia saat para anggota KPAI juga dulu menonton mereka? bersorak saat menang, menangis saat kalah, dan bersyukur ada yang membawa nama Indonesia di dunia internasional,” tanya Naumi.
Senada dengan apa yang disampaikan Bunda Naumi. Bagus selaku Korwil Jawa – Bali mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan oleh PB Djarum Foundation terhadap anak – anak selama ini bukan exploitasi, namun justru dalam rangka regenerasi atlet, serta mendukung pencapaian bakat anak – anak untuk meraih mimpi sesuai bakat dan prestasinya. Mengingat Preventif, edukatif dan perlindungan anak adalah menjadi tanggung jawab negara.

“Artinya tanggung jawab kita semua, kita tidak bisa hanya berpangku tangan dengan harapan anak – anak Bisa meraih ptestasinya tanpa kita memberikan solusi dan membimbing mereka dalam pengembangan bakatnya,” paparnya. (pen/pen).

Artikel ini telah dibaca 102 kali

Baca Lainnya

Dimeriahkan Gildcoustic, Ribuan Warga Banyuwangi Saksikan Launching New Honda PCX160 

12 Januari 2025 - 20:10

Begini Cara Moeldoko dan FORSAS Asah dan Tumbuh Kembangkan Seni Musik Banjari di Kalangan Santri

3 Juli 2023 - 20:45

Tahun Politik, AMSI Jatim dan Polresta Banyuwangi Segera Bentuk Komite Komunikasi Digital

18 Februari 2023 - 06:11

Gubernur Khofifah Ajak Pemuda Terus Berinovasi dan Improvisasi Hadapi Ancaman Krisis Global

24 Agustus 2022 - 06:36

Matic Besar Honda PCX160 Hadir di Banyuwangi

13 Desember 2021 - 16:37

AMSI Jawa Timur dan Solopos Institute Gelar UKW Pertama di Banyuwangi

5 November 2021 - 14:51

Trending di Kabar Banyuwangi