Reporter : Pendik
Editor : Pendik
Banyuwangi, Kabarpas.com – Seperti yang marak diberitakan di beberapa media Online, PB Djarum mengumumkan kabar mengejutkan bahwa Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 akan menjadi yang terakhir kalinya. Pasalnya, PB Djarum memutuskan bahwa pencarian bakat atlet muda Bulu Tangkis di berbagai penjuru Tanah Air itu resmi ditiadakan pada 2020 mendatang,
Keputusan tersebut menyusul polemik yang muncul dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang kembali mendesak PB Djarum Foundation untuk menghentikan Exploitasi Anak.
Hal tetsebut mendapat tanggapan keras dari Ketua Kornas TRC PA, Rusmini Supriyadi atau yang akrab dipanggil Bunda Naumi. Menurutnya, PB Djarum Foundation selama puluhan tahun telah berjasa besar di bidang Olahraga di negeri ini khususnya Bulu Tangkis.
“Perlu diketahui pula, nama-nama besar atlet bulu tangkis kita bukan datang dengan tiba-tiba. Melainkan harus melaui proses yang cukup panjang, salah satunya dimulai dari dini atau anak-anak,” katanya kepada Kabarpas.com.
“Namun justru KPAI seolah menyerang PB Djarum dengan alasan mengeksploitasi anak demi keuntungan perusahaannya. Mohon hal ini dipikirkan kembali oleh KPAI terkait tuduhan eksploitasi anak terhadap Djarum Foundation,” tegas Naumi.
KPAI mungkin lupa, lanjutnya, bahwa PB Djarum juga berjasa dalam menghindarkan anak-anak dari bahaya narkoba dengan membangun tempat berlatih untuk mereka.
“Artinya tanggung jawab kita semua, kita tidak bisa hanya berpangku tangan dengan harapan anak – anak Bisa meraih ptestasinya tanpa kita memberikan solusi dan membimbing mereka dalam pengembangan bakatnya,” paparnya. (pen/pen).
















