Reporter : Sudarmoko
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nogosari resmi dilaunching. Peresmian itu dilaksanakan di Balai Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Nogosari, Iswayudi mengatakan, BUMDes dibentuk untuk meringankan beban masyarakat yang sebagian besar warganya adalah karyawan swasta.
“BUMDes ini untuk meringankan beban masyarakat. Yang kita sasar pertama adalah dibidang penjualan air mineral. Karena warga disini sebagian besar adalah karyawan. Jadi belinya dapat harga yang murah dan bila yang belum gajian, bisa diangsur,” katanya kepada Kabarpas.com.
Dilanjutkan, anggaran yang diterima untuk BUMDes ini sebesar 155 juta. “Kucuran dana sebesar 155 juta. Yang 130 juta untuk pembangunan toko air mineral yang insya allah selesai dalam 1 – 2 bulan ini.
“Sedangkan yang 21 juta untuk pembelian stok barang, sisanya pajak dan lain – lain,” jelasnya.
Terkait pemilihan nama Sari Mandiri. Sukijo, Ketua BUMDes Nogosari mempunyai pendapat menarik.
“Sari itu artinya inti. Inti ibaratnya hal yang paling penting dari suatu hal. Mandiri ya mandiri. Jadi kita inginkan adanya BUMDes Sari Mandiri ini untuk menitik beratkan kemandirian masyarakat Nogosari. Terutama mandiri dibidang ekonomi.” tutur pria yang juga mempunyai bengkel bubut ini.
Disinggung mengenai inisiatif awal pembentukan BUMdes, ia menerangkan ide seluruhnya berasal dari masyarakat Nogosari sendiri.
“Awalnya ditahun 2018 lalu, masyarakat sini sendiri yang menginginkan BUMDes, kemudian disampaikan kepada Kepala Desa. Dan Kepala Desa menyikapi dengan mengundang dari pihak Kabupaten. Setelah pendampingan dan pemilihan, akhirnya sekarang inilah proses launchingnya,” tutupnya. (dar/tin).

















