Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 27 Sep 2019

Sambut Hari Santri, Pemkot dan MUI Pasuruan Gelar Workshop Character Building


Sambut Hari Santri, Pemkot dan MUI Pasuruan Gelar Workshop Character Building Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Dalam rangka menyambut Hari Santri yang diperingati setiap tahun, tepatnya pada tanggal 22 Oktober. Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan bekerjasama dengan Gramedia Malang Basuki Rahmat menyelenggarakan Workshop Character Building, dengan tema Membangun Pasuruan Dengan Karakter Santri.

Workshop tersebut diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 27 September 2019 bertempat di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan. Workshop ini dibuka secara resmi oleh Plt. Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Ketua MUI Kota Pasuruan beserta jajarannya, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Narasumber, para santri serta undangan lain.

Menurut Plt. Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, Kota Pasuruan terkenal akan Kota Santri dimana banyak sekali Pondok Pesantren yang ada di Kota Pasuruan.

“Tentu Pemerintah Kota Pasuruan sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan workshop seperti ini, karena dari kegiatan ini kita bisa belajar bagaimana membangun Kota Pasuruan yang diawali dari kita sendiri, dari hal yang kecil dan tentunya dimulai dari sekarang,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, masyarakat haruslah cerdas sosial.

“Itulah mungkin inti dari kegiatan kita hari ini. Kita menginginkan tatanan masyarakat Kota Pasuruan yang harmonis, punya tenggang rasa yang kuat, dan semangat bergotong royong yang guyub. Ini rasanya agak mustahil diwujudkan jika tidak ada role modelnya. Maka itu, menjadikan setiap santri sebagai contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari adalah langkah yang paling memungkinkan masyarakat membutuhkan contoh nyata untuk cerdas secara sosial,” terang Teno.

“Kehidupan agamis sebuah Kota kadang redup dan tak punya roh lantaran tiada kultur dan kesadaran warganya. Di sinilah peran para santri menjadikan Kota ini berbeda dari yang lainnya. Bahwa di Kotapun kita bisa menciptakan suasana kecerdasan sosial. Selamat mengikuti workshop, semoga Allah SWT selalu memberi pertolongan dan hidayahnya kepada kita semua,” pungkasnya. (ajo/tin).

Artikel ini telah dibaca 133 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan