Reporter : Ajo
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto menganugerahkan sebanyak 88 Kategori Swasti Saba Wistara kepada 88 Kabupaten/Kota di Indonesia, salah satunya termasuk Kota Pasuruan, Selasa (19/11/2019).
Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memperoleh penghargaan level Wistara pada penyelenggaraan Kabupaten Sehat atau dikenal dengan Swasti Saba yang dinilai setiap 2 tahun oleh Pemerintah Pusat. Level Wistara adalah level tertinggi dalam kategori Swasti Saba setelah Wiwerda dan Padapa.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia kepada Plt. Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo di Ruang Rapat Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7 Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Walikota Pasuruan didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Dan Penelitian Daerah Kota Pasuruan Djoko Adri Srijono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan Dan Pertamanan Kota Pasuruan Rudiyanto, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan dr. Shierly Marlena, Kepala Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Kota Pasuruan Alyasa Akbar dan Ketua Forum Komunikasi Kota Sehat Kota Pasuruan, Dies Nurhayati.
Dalam release yang diterima Kabarpas.com, Plt. Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo mengatakan Kota Pasuruan meraih anugerah Swasti Saba kategori Wistara sebagai predikat Kota Sehat, dan ini untuk pertama kalinya diperoleh penghargaan tertinggi untuk Kota Sehat. Atas penghargaan ini Plt. Walikota Pasuruan menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada stokeholder dan semua pihak serta masyarakat yang telah ikut membantu mensukseskan program pembangunan kesehatan.
“Penghargaan ini menunjukkan jika Kota Pasuruan layak untuk menerima penghargaan karena telah dipandang memenuhi 5 tatanan / kategori / persyaratan yang dinilai untuk meraih Swasti Saba Wistara. Keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah teknis yang dikoordinir oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Dan Penelitian Daerah Kota Pasuruan dan keterlibatan Forum Komunikasi Kota Sehat Kota Pasuruan, Forum Kecamatan dan Kelompok Kerja (Pokja) Kelurahan sangat menentukan tercapainya Kota Sehat,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Walikota Pasuruan berharap prestasi yang diperoleh itu dapat dijadikan motivasi untuk terus melakukan kreatifitas dan inovasi menjadikan program pembangunan di bidang kesehatan, menjadi program unggulan menuju Kota Pasuruan Kota Jasa dan Perdagangan dan salah satu jasanya adalah jasa kesehatan. (ajo/tin).

















