Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 22 Des 2019

AQUA Keboncandi & Yayasan Field Indonesia Gelar Kemah Konservasi Sekolah Sahabat Mata Air


AQUA Keboncandi & Yayasan Field Indonesia Gelar Kemah Konservasi Sekolah Sahabat Mata Air Perbesar

Reporter : Wardah Nafisah

Editor : Agus Hariyanto

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Aqua Keboncandi bersama Yayasan Field Indonesia mengelar kegiatan Kemah Konservasi yang diikuti oleh 30 sekolah SMP/SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Pasuruan dengan total peserta 150 orang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini (Sabtu-Minggu/21-22/12/2019.red) digelar di wilayah Tosari, Kabupaten Pasuruan dan merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam Program Konservasi Air secara terintegrasi kerjasama AQUA Keboncandi dan Yayasan Field Indonesia.

Hadir dalam acara ini yaitu Heru Setyoko, Kasie Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Ustadi, DLH Pasuruan dan Muspika Kecamatan Tosari.

Kemah Konservasi bertujuan membuka wawasan kader lingkungan siswa/siswi peserta kemah konsevasi SSMA terhadap pentingnya melakukan konservasi air. Nantinya, mereka diharapkan dapat menyebarluaskan hal-hal positif terkait pentingnya konservasi air kepada teman-temannya, dan menjadikan sekolah mereka sebagai Sekolah yang berwawasan lingkungan.

Erosi dan sedimentasi, pengelolaan sampah sebagai salah satu sumber pencemar dan hidrologi adalah sebagian materi yang disampaikan selama kemah konservasi SSMA. Tidak hanya itu, peserta akan bersama-sama menanam + 750 bibit pohon epidemik lokal sebagai aktivitas konservasi air secara biologis di sekitar lokasi kemah.

“Kegiatan Kemah konservasi Sekolah Sahabat Mata Air ini bertujuan untuk membentuk kader-kader lingkungan yang peduli pada lingkungan sekitar sehingga meningkatkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujar M. Fahroni Kepala Pabrik AQUA Keboncandi.

Ia menambahkan bahwa Danone-AQUA menerapkan Planet Sirkular dalam operasionalnya, yaitu sirkular kemasan, sirkular air, dan sirkular karbon.

“Sirkular kemasan dijalankan melalui penggunaan kemasan ramah lingkungan dan pengelolaan sampah plastik; sirkular air diimplementasikan melalui pengelolaan dan konservasi sumber daya air secara terpadu; dan sirkular karbon diwujudkan melalui kebijakan kenetralan karbon yang dicapai melalui pengurangan emisi karbon dan efisiensi energi. Semua itu terangkum dalam konsep pabrik ramah lingkungan dengan menjalankan program Blue Operations di semua pabrik Danone-AQUA di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara Heru Setyoko, Project Director Yayasan Field Indonesia menyampaikan terima kasih yang diberikan kesempatan oleh AQUA Keboncandi untuk menggelar kegiatan ini.

“Para kader lingkungan diharapkan dapat menularkan pengalaman yang didapatkan pada kemah konservasi ini kepada rekan-rekannya. Karena upaya konservasi air tidak bisa dilakukan sendiri, harus bersama-sama, maka Field Indonesia juga menyelenggarakan Sekolah Lapangan Perlindungan Mata Air bersama 51 orang petani di Tosari dan Pasrepan,” pungkasnya. (war/gus).

Artikel ini telah dibaca 181 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan