Reporter : Jujun Junior
Editor : Diaz Octa
Pasuruan, Kabarpas.com – Penemuan mortir di area persawahan Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan membuat heboh warga. Diduga, mortir berkarat tersebut masih aktif. Jumat (27/12/2019).
Usai mendapat laporan dari salah satu warga bernama Rudi (36) tentang adanya sebuah mortir, Polsek Bangil langsung memasang garis polisi di area persawahan tersebut.
Polsek Bangil dibantu anggota Koramil bergegas melakukan evakuasi karena dikhawatirkan mortir tersebut berbahaya.
Mortir dengan panjang sekitar 15 centimeter tersebut diduga peninggalan zaman penjajahan mengingat kondisinya yang sudah berkarat.
“Mortir peninggalan zaman Jepang atau Belanda. Dimungkinkan masih aktif dan berbahaya,” ujar Aiptu Agus Sucipto, Kanit Reskrim Polsek Bangil kepada Kabarpas.com.
Penemuan mortir tersebut akan diidentifikasi lebih lanjut karena dikhawatirkan masih ada mortir lain di wilayah sekitar.
“Saya melihat ada seperti botol kecap tapi terbuat dari besi. Setelah lapor ke Polsek ternyata itu mortir,” ungkap Rudi, penemu mortir tersebut. (Jun/Diz).

















