Reporter: Ajo
Editor: Diaz Octa
Pasuruan, Kabarpas.com – Dolanan tradisional di era saat ini sudah jarang ditemui, mengingat semakin berkembangnya gadget yang menyajikan banyak permainan di dalamnya.
Sehingga untuk melestarikan dolanan tradisional, Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah kembali menggelar Festival Dolanan Yok di halaman ponpes setempat, yang berada di Jalan Patiunus, Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.
Festival Dolanan Yok menjadi agenda rutin tahunan di Yayasan Terpadu Bayt Al-Hikmah. Dan di tahun ini merupakan tahun ke-4 digelarnya ajang olahraga tradisional yang diikuti oleh ribuan siswa dari tingkat SD hingga SMP se-Kota/Kabupaten Pasuruan tersebut.
Para peserta terlihat bersemangat mengikuti lomba yang dilaksanakan selama dua hari tersebut (Sabtu dan Minggu, 25-26/1/2020).
Dolanan tradisional yang dilombakan di antaranya yaitu meliputi klompen dan balap karung, bola tembak, bantengan, gobak sodor, lompat tali, egrang bambu, kelereng, bekel watu, serta patil lele. Ada juga lomba fotografi dan vlog, manual drawing, serta mading 3D.
Kepada Kabarpas.com, Ning Widad Bariroh selaku Pembina Osis di Bayt Al-Hikmah ini mengatakan, festival Dolanan Yok 4 ini tidak hanya bertujuan melestarikan dolanan tradisional. Namun juga sekaligus mengenalkan kepada anak-anak bahwa teman-teman santri juga bisa bermain permainan tradisional dan juga bisa eksis.
“Alhamdulillah, untuk pesertanya melebihi target kami yang sebelumnya hanya menargetkan 1700. Sekarang sudah melebihi 2000 peserta,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, sejumlah peserta mengaku sangat senang mengikuti perlombaan ini.
“Senang sekali mengikuti lomba ini. Dan lomba seperti ini jarang sekali saya temui di Kota Pasuruan. Dan baru saya menemuinya di sini (Bayt Al Hikmah.red),” ungkap Febri salah satu peserta. (ajo/diz).

















