Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 11 Feb 2020

Berkunjung ke Pasuruan, Utusan Unicef Sebut SD Al-Kautsar Jadi Rujukan Nasional Sekolah Inklusi


Berkunjung ke Pasuruan, Utusan Unicef Sebut SD Al-Kautsar Jadi Rujukan Nasional Sekolah Inklusi Perbesar

Reporter: Ajo

Editor: Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Utusan Unicef (The United Nations Children’s Fund) mengunjungi SD Al Kautsar, Kota Pasuruan. Kunjungan mereka ini dalam rangka melihat langsung sekolah yang telah menerapkan inklusi (anak berkebutuhan khusus) sejak tahun 2013.

Kedatangan utusan Unicef di sekolah yang menjadi favorit warga Kota Pasuruan itu, langsung disambut dengan penampilan para siswa SD Alkautsar seperti atraksi drum band, beladiri tapak suci, pendidikan jasmani adaptif, tampilan gamelan dan aksi murid dengan robotik anak-anak inklusi.

“SD Alkaustar merupakan sekolah yang pertama kali mengadakan inklusi jauh sebelum akhirnya pemerintah ramai meluncurkan program inklusi. Dan sekolah ini menjadi rujukan nasional. Selain itu, prestasi siswanya juga sudah membanggakan dan inilah yang saya harapkan semoga bisa menjadi inspirasi bagi sekolah di seluruh Indonesia ” ujar Arie Rukmantara, Kepala perwakilan Unicef untuk Jawa, saat ditemui Kabarpas.com di sela-sela acara. Selasa (11/2/2020).

Selain itu, ia berharap sejumlah prestasi sekolah yang sudah menerapkan program inklusi ini bisa terus dikembangkan dan tetap dipertahankan. Bahkan, ia juga memastikan keberhasilan inklusi harus diperhatikan dan ditunjang bagaimana mengelola kelas dan ruangan yang baik bagi anak-anak inklusi.

“Kami akan terus dukung kebutuhan SD Al Kautsar dan sekolah lain terkait inklusi. Kita akan promosikan SD Al Kautsar menjadi contoh di Indonesia, bahkan dunia. Dan keberhasilan program ini, harus ada penambahan kapasitas dari guru pendamping, tentang metode dan asesmen,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Al Kautsar, Suyatmo menyambut baik keinginan pihak Unicef untuk bersinergi dengan sekolah yang ia pimpin ini.

“Di sekolah kami tidak ada perlakuan khusus atau memilah anak-anak inklusi dan siswa biasa dalam satu kelas. Namun mereka kita masukkan ke kelas reguler,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 87 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Raih Juara 1 Kota Ramah Lansia Tingkat Jawa Timur 2026

13 Oktober 2026 - 10:47

Pemkot Pasuruan Ikuti Rapat Paripurna II DPRD, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Tiga Raperda

10 Oktober 2026 - 21:54

Dekranasda Kota Pasuruan Gelar Rakor, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

8 Oktober 2026 - 09:37

Konsultasi Publik 2 RTRW dan KLHS Kota Pasuruan Perkuat Partisipasi Masyarakat dalam Penataan Ruang

8 Oktober 2026 - 09:21

Pemkot Pasuruan Gelar Uji Publik Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

5 Oktober 2026 - 22:35

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

Trending di Berita Pasuruan