Reporter : Hari Sudarmoko
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Pasuruan terus bertambah. Berdasarkan data yang diperoleh dari Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Pasuruan menyebutkan, di update terakhir (Selasa, 31/3/2020) jumlah PDP di Kabupaten Pasuruan sebanyak 16 orang. Dengan rincian, 14 PDP masih dalam perawatan tim medis RSUD Bangil dan 2 lainnya di RS Saiful Anwar Malang.
“Untuk update pada hari ini (Selasa.red) yaitu ada 16 orang Pasien Dalam Pengawasan, dan 10 Orang Dalam Pemantauan,” ujar Ketua Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya.
Dijelaskan, dari 16 PDP yang ada di Kabupaten Pasuruan, 5 orang telah dinyatakan negatif Covid-19. Sehingga kelima orang tersebut sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing. Namun, mereka disebut tetap masih dalam pengawasan oleh tim Satgas terkait kondisi perkembangannya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dua pasien PDP yang saat ini masih dirawat di RSSA Kota Malang tersebut, yaitu seorang ibu berusia 58 tahun dan balita jenis kelamin laki-laki berusia kurang lebih 1 tahun.
“Untuk pasien ibu mengalami batuk dan sesak nafas. Diduga ia sering kontak dengan salah satu anggota keluarganya yang memiliki mobilitas tinggi, sering keluar daerah. Sedangkan untuk yang balita ini mengalami batuk dan pilek tak kunjung sembuh. Diduga balita ini tertular dari orang tuanya yang sebelumnya juga mengalami gejala sama. Namun, orang tua balita ini sebenarnya sudah sembuh,” terang Anang.
Meski demikian, Anang menegaskan bahwa seseorang yang dinyatakan PDP belum tentu dikatakan positif Covid-19. “Bisa jadi seseorang itu terpapar penyakit lain. Sehingga perlu dilakukan tes SWAB untuk menyatakan ia positif atau negatif Covid-19,” pungkasnya. (har/tin).

















