Reporter : Farhan Syarifudin
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan tengah mempersiapkan berbagai hal untuk mengantisipasi adanya pemudik dari luar kota yang akan masuk ke wilayahnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran virus corona agar tidak sampai masuk ke Kota Pasuruan yang sampai saat ini masih berada di zona hijau.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkot Pasuruan tersebut adalah dengan mempersiapkan bekas Mall Poncol (MP) sebagai tempat isolasi untuk para pemudik.
“Untuk pemudik yang datang ke Kota Pasuruan mau tidak mau harus diisolasi selama 14 hari,” ujar Plt. Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo kepada Kabarpas.com.
Nah, untuk mematangkan persiapan tersebut, Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo bersama ulama kharismatik Kota Pasuruan, Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf serta jajaran Kepala OPD di Lingkungan Kota Pasuruan melakukan kunjungan ke lokasi Mall Poncol.
“Pemerintah Kota Pasuruan menyediakan field bed, sarana cuci tangan dan sejumlah alat medis di Mall Poncol ini jika nantinya dijadikan tempat isolasi,” terang Plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo.
Dalam kunjunganya itu, Plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo bersama Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf sama-sama melihat kondisi Mall Poncol apakah bisa digunakan untuk tempat isolasi bagi pemudik dari luar kota.
“Selain Mall Poncol, kami dari Pemerintah Kota Pasuruan juga menyediakan shelter di tiap-tiap Kecamatan di Kota Pasuruan,” tuturnya.
“Pemerintah Kota Pasuruan bersama Ulama mengharapkan Kota Pasuruan dapat terhindar dari penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19),” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan Shierly Marlena menyampaikan, lantai 1 Gedung Mall pancal diprediksi mampu menampung 100 orang. Dan saat ini pihaknya masih melakukan perhitungan terutama terkait jarak antar orang yang akan dikarantina.
“Kami akan terus melakukan kajian secara detail untuk gedung Mall Poncol. Karena selama bertahun-tahun tidak terpakai setelah disewakan ke pihak swasta untuk Mall Poncol. Upaya ini dilakukan karena Gedung Mall Poncol menjadi alternatif tempat karantina yang estimasinya bisa untuk 100 orang pemudik serta sesuai standarisasi harus memperhatikan jarak antar orang,” terangnya.
Selain itu Dinas Kesehatan bersama jajaran Satgas Covid-19 Kota Pasuruan juga mendirikan Posko Covid-19. Dua posko itu didirikan di terminal dan stasiun.
Pemerintah Kota Pasuruan bersama Tokoh Ulama mengharapkan Kota Pasuruan dapat terhindar dari penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). (han/tin).

















