Reporter : Muhaimin
Editor : Yanuar Fahmi
Sidoarjo, Kabarpas.com – Bantuan Sembako yang disalurkan Pemkab Sidoarjo berisi Beras 5 Kg, Minyak Goreng 1 Liter, Gula 2 Kg, Mie Instan 10 Bungkus senilai Rp 150 Ribu mendapatkan kritik dari Panitia Kerja (Panja) penanggulangan Covid-19 DPRD Sidoarjo.
Choirul Hidayat Ketua Panja DPRD Sidoarjo menilai bentuk bantuan sembako berupa 135, 572 paket sembako untuk keluarga pra sejahtera itu, dinilai ada pengelembungan harga. Pasalnya, Panja menghitung harga bantuan tersebut hanya senilai Rp 125 Ribu.
“Pihak dinsos sudah diundang untuk diminta klarifikasi, tapi tidak datang. Sehingga kami berkesimpulan diduga ada pengelembungan harga,” Kata Choirul Hidayat saat dihubungi Kabarpas.com, Selasa (21/04/2020).
Pria yang juga Politisi PDI Perjuangan itu menceritakan, saat panja menghubungi pihak Dinsos dijelaskan bahwa barang diluar komponen sembako dikenakan PPN, PPh, meliputi Tas, biaya pengepakan dan biaya distribusi sampe ke penerima.
“Dinsos juga menganggarkan operasional dan distribusi sembako Rp 103 juta,” imbuhnya.
Dayat juga meminta, untuk bantuan pada tahap kedua yang diperkirakan akan disalurkan pada bulan Mei berbentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT). Hal ini dilakukan untuk menghindari Mark up harga, dan juga meminimalisir biaya distribusi.
“Program tahap dua jaring pengamanan sosial agar direalisasikan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), sehingga dapat langsung dimanfaatkan oleh penerima bantuan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat desa,”tegasnya.
Perlu diketahui, beberapa waktu lalu Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo menyalurkan 135, 572 Paket sembako, anggaran sembako tersebut senilai Rp 40,5 Miliar.
Total rincian paket sembako yang disalurkan di tahap pertama untuk wilayah kecamatan Sidoarjo sebanyak 7.194 paket, kecamatan Buduran 4.645 paket, kecamatan Gedangan 4.379 paket, kecamatan Sedati 5.333 paket, kecamatan Waru 7.100 paket, kecamatan Taman 9.714 paket.
Kecamatan Sukodono 5.050 paket, kecamatan Wonoayu 5.953 paket, kecamatan Krian 11.502 paket, kecamatan Prambon 7.740 paket, kecamatan Balongbendo 10.200 paket, kecamatan Tarik 10.433 paket, kecamatan Candi 7.213 paket, kecamatan Tanggulangin 5.687 paket, kecamatan Jabon 7.621 paket, kecamatan Porong 7.978 paket, kecamatan Tulangan 8.889 paket dan kecamatan Krembung 8.941 paket. (mhm/yan).

















