Reporter : Muhaimin
Editor : Yanuar Fahmi
Sidoarjo, Kabarpas.com – Rapat koordinasi finalisasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemkab Sidoarjo digelar malam ini di pendopo Delta Wibawa. Dalam agenda tersebut, Pemkab juga mensosialisasikan Perbup. Nomor 31 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB. Tampak hadir semua jajaran Forkopimda, Kapolsek, Danramil dan Camat se Kabupaten Sidoarjo serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Nur Ahmad Syaifuddin selaku Plt Bupati mengatakan, acara yang digelar malam ini adalah untuk menyamakan persepsi sekaligus sosialisasi pelaksanaan PSBB yang akan diterapkan 28 April 2020 esok.
“Agenda malam ini adalah menyamakan presepsi tentang Perbup yang akan menjadi acuan dalam pelaksanaan PSBB. Apabila ada permasalahan dilapangan diharapkan bisa diselesaikan dengan baik dengan cara kekeluargaan,” katanya kepada Kabarpas.com.
Cak Nur sapaan akrab Plt bupati menambahkan, sosialisasi ke masyarakat akan dilakukan oleh pihak Kecamatan maupun media agar masyarakat menjadi paham tentang penerapan PSBB ini.
“Harapan kita dengan penerapan PSBB ini bisa memutus rantai penyebaran Covid-19,” imbuh Cak Nur.
Selain itu, Cak Nur juga menyampaikan ketentuan pelaksanaan dalam Perbup PSBB ini apabila ada pelanggaran, akan diberikan peringatan secara lisan, apabila tetap melanggar akan ada peringatan tertulis dan selanjutnya sanksi akan diberikan apabila masih melanggar.
“Kita akan cabut izinnya kalau badan usaha yang melanggar, apabila peringatan lisan dan tertulis tidak ditaati,”tegasnya.
Tempat peribadatan yang masih menyelenggarakan ibadah bersama seperti shalat tarwih dan shalat Jumat, pihaknya meminta pada Forkopimka bersama MUI tingkat kecamatan untuk mendatangi dan memperingatkan baik-baik secara lisan maupun tertulis.
Penerapan PSBB nanti, ada cek poin yang disiapkan di beberapa titik , yang fungsinya untuk membatasi warga yang masuk dan keluar wilayah Sidoarjo. Pada cek poin ini juga disiapkan masker yang akan diberikan kepada masyarakat yang belum memakai masker.
“10.000 masker akan kita siapkan di pos cek poin yang akan dibagikan pada masyarakat yamg belum memakai,” pungkas Cak Nur.(mhm/yan).

















