Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Sidoarjo · 3 Jun 2020

Mas Iin: Pilkades Serentak di Sidoarjo Bakal Digelar Asal Perhatikan Protokol Kesehatan


Mas Iin: Pilkades Serentak di Sidoarjo Bakal Digelar Asal Perhatikan Protokol Kesehatan Perbesar

Reporter : Muhaimin

Editor : Yanuar Fahmi

 

 

Sidoarjo, Kabarpas.com – Agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang sempat tertunda diharapkan bisa digelar kembali seiring dengan wacana new normal diberlakukan disidoarjo. Tentunya dengan tetap memperhatikan Standar protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, sehingga alasan penundaan Pilkades tidak ada lagi.

Sejak pengumuman Pilkades ditunda dari 19 April lalu, hingga saat ini kepastian pelaksanaannya masih belum jelas. Oleh karena itu saat new normal diberlakukan diharapkan jadwal pilkades bisa segera ditetapkan.

“Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, diharapkan Pilkades serentak bisa kembali diagendakan,” kata Achmad Amir Aslichin Anggota DPRD Jatim dari dapil 2 (Sidoarjo).

Mas Iin panggilan akrabnya mengusulkan, penambahan jumlah TPS termasuk salah satu solusinya, misal jumlah TPS saat pilkades bisa ditambah minimal satu TPS per RW. Atau maksimalnya satu TPS per RT. Hal tersebut untuk menerpakan physical distancing dengan jumlah pemilih yang sedikit di setiap TPS per RT.

“Dengan begitu bisa mempermudah untuk mengatur jadwal kehadiran para calon pemilihnya ke TPS,” ungkapnya kepada Kabarpas.com.

Lebih jauh Mas Iin menyampaikan, panitia pilkades dan pemilih wajib menggunakan masker. Panitia juga diharuskan memakai sarung tangan dan face shield. Saat antre atau menunggu giliran ke bilik suara, disediakan hand sanitiser yang wajib digunakan oleh pemilih. Setelah memilih, pemilih wajib mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.

Selain itu, lanjut Mas Iin, setiap satu jam sekali ada waktu istirahat selama 10 menit. Hal itu bisa digunakan untuk penyemprotan disinfektan di setiap TPS. Sehingga upaya pencegahan penyebaran Covid-19 tetap bisa maksimal.

“Harus tetap hati-hati, jangan sampai lengah untuk mengantisipasi penyebaran covid-19,” imbuh mantan Ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo 2 periode (2009-2014 dan 2014-2019) itu.

Terakhir Mas Iin menginginkan, untuk proses penghitungan suara, harus direkam video dan dibuatkan siaran langsung. Tujuannya tetap bisa dilihat oleh warga dan pemilih di smartphonenya masing-masing. Sehingga tidak terjadi kerumunan di masing-masing TPS saat penghitungan suara.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Subandi, saat menggelar hearing dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) Sidoarjo, Selasa (2/6/2020) kemarin, tentang persiapan pelaksanaan pilkades.

Subandi mengatakan, pelaksanaan pilkades masih menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Dikarenakan, di saat pandemi Covid-19 ini harus mengikuti protokol kesehatan, sehingga membutuhkan tambahan anggaran.

“DPRD merekomendasikan pelaksanaan pilkades setelah PAK yang diperkirakan pada September nanti. Kebutuhan tambahan anggaran sekitar Rp 20 miliar,” pungkasnya.(mhm/yan).

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Tunjukkan Loyalitas dan Soliditas, 34.377 Bikers Honda Bersatu di HBD 2023

29 Oktober 2023 - 23:42

Ultah Kabarpas ke-9 Digelar di Hotel Luminor Sidoarjo, Simak Kemeriahannya

29 Oktober 2023 - 19:47

Cak Imin Sapa Ribuan Massa di Sidoarjo

15 Oktober 2023 - 12:43

Yel-yel Ganjar Siji Ganjar Kabeh Bergema di Seberang Acara Anies-Muhaimin

15 Oktober 2023 - 11:53

BHS Pastikan Bantuan Bedah Rumah di Sidoarjo Mulai Dikerjakan

14 Oktober 2023 - 18:12

Andri Chrystanto Sikapi Potensi Pasar Digital untuk Pedagang Tradisional

7 Oktober 2023 - 13:26

Trending di Kabar Sidoarjo