Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo ยท 10 Jun 2020

Warga Tengger Bromo Tetap Bakal Gelar Kasada di Tengah Pandemi Corona


Warga Tengger Bromo Tetap Bakal Gelar Kasada di Tengah Pandemi Corona Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Titin Sukmawati

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Meski di tengah pandemi Corona, masyarakat Tengger Lereng Gunung Bromo, di Kabupaten Probolinggo, tetap bakal menggelar Perayaan Yadnya Kasada 1942 Saka.

Tidak hanya warga Hindu Tengger di wilayah Probolinggo saja, melainkan dipastikan umat Hindu Tengger di 3 kabupaten lainya seperti Malang, Lumajang, dan Pasuruan juga bakal menggelar perayaan yang datangnya di bulan ke-10 hitungan kalender tengger ini.

Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian menjelaskan, hasil kesepakatan bersama dari beberapa elemen, ritual Yadnya Kasada tetap dilaksanakan pada 6-7 Juli 2020 mendatang.

Hanya saja untuk pelaksanaannya tidak seperti di tahun – tahun sebelumnya karena tahun ini bebarengan dengan pandemi Covid-19.

“Pelaksanaan Yadnya Kasada kali ini sedikit berbeda, salah satunya adalah nantinya di Kasada kali ini, harus tetap sesuai protokol kesehatan yang ketat seperti bermasker dan jaga jarak,” ujar Yulius kepada Kabarpas.com. Rabu, (10/6/2020).

Dijelaskan, untuk pelaksanaannya nanti dibatasi hanya untuk internal suku Tengger saja dengan menunjukan KTP, sehingga diluar itu tidak bisa masuk termasuk wisatawan jika ada.

Tak hanya itu, di pintu masuk Sukapura hingga Cemoro Lawang akan didirikan pos-pos penjagaan atau check point.

“Selain itu, prosesi pengukuhan di Pendopo Agung, Ngadisari kini harus ditiadakan,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto membenarkan rencana pelaksanan Yadnya Kasada tersebut.

“Pelaksanaan Yadnya di tengah pandemi Covid-19 sudah disepakati. Meski dibatasi pengunjung, bukan berarti mengurangi kekhidmatan ritual nanti, ini demi sama-sama menjaga keselamatan bersama,” ucap Bambang melalui sambungan seluler.

Pihaknya memastikan meski terbatas, semua prosesi ritual tetap dilaksanakan.

“Baik itu persiapan hingga puncak Kasada yakni di Pura Luhur Punten tetap dilaksanakan,” tutup Bambang. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 41 kali

Baca Lainnya

Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi, Target Buka Saat Libur Sekolah

13 Juni 2026 - 08:48

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Kawal Verval Usulan Bantuan Hibah PP PAUD hingga Tuntas

11 Juni 2026 - 15:20

Pemkab Probolinggo dan INOVASI Cetak Fasilitator Parenting untuk Perkuat Peran Keluarga

7 Juni 2026 - 18:48

Pemkab Probolinggo dan Pemkot Malang Perkuat Distribusi Bawang Merah dan UMKM

5 Juni 2026 - 11:00

Kelurahan Kraksaan Wetan Salurkan PMT Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil KEK

4 Juni 2026 - 21:20

Lewat DBHCHT 2026, Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Kejuruan Batik

2 Juni 2026 - 21:28

Trending di Kabar Probolinggo