Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Sidoarjo · 2 Jul 2020

Dunia Pendidikan dalam Penerapan New Normal


Dunia Pendidikan dalam Penerapan New Normal Perbesar

Reporter : Muhaimin

Editor : Yanuar Fahmi

 

 

Sidoarjo, Kabarpas.com – Dunia pendidikan di Indonesia mulai beradaptasi dengan berbagai tantangan baru. Hampir seluruh lembaga pendidikan bahkan mulai mengadopsi sistem belajar dari rumah via online.

Kondisi ini tentunya memerlukan kesiapan matang dan adaptasi oleh semua pihak yang terlibat, seperti para pengajar, siswa, maupun orangtua agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik.

Mantan Pemuda Pelopor yang juga praktisi Pendidikan Sidoarjo, Jainul Rahmat Arifin mengatakan, anak dan remaja Indonesia saat ini akan menjadi kohor penduduk usia 35-50 tahun pada 2045 dan menjadi aset bagi Indonesia memetik bonus demografi apabila mereka berkualitas dengan baik.

“Namun, dalam situasi pandemi Covid-19, anak dan remaja dapat menjadi kelompok rentan apabila pengetahuan, sikap dan praktek keluarga dalam protokol kesehatan pencegahan Covid-19 rendah,” ujar pria yang akrab disapa Bang Jay tersebut.

“Perlu suatu solusi terbaik dan komprehensif dari segala sektor untuk tetap dapat menjaga anak dan remaja di masa pandemi saat ini untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing tinggi,” imbuhnya, Kamis (02/07/2020).

Menurutnya, hidup berdampingan dengan Covid-19 bukan berarti menyerah dan menjadi pesimis. Justru dari situlah menjadi titik tolak menuju tatanan kehidupan baru (new normal) masyarakat untuk dapat beraktivitas kembali sambil tetap melawan ancaman Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Jainul menambahkan, Peran orangtua mencakup pada pengasuhan serta tumbuh kembang anak dan kepribadian remaja. Ayah milineal, ayah yang terbuka terhadap perubahan (open to change), memahami pengasuhan bersama.

Keluarga menjadi madrasah utama dan pertama bagi anak dan remaja untuk mengawal implementasi tatanan kehidupan baru (new normal). Keluarga yang berketahanan akan dapat mewujudkannya.

“Harapan kami sebetulnya ketika kita memasuki era new normal maka kita ini bisa berpikir yang se-komprehensif mungkin, tetapi sebagai praktisi pelaksana program di lapangan apalagi mewakili keluarga dan juga masyarakat ini bisa mendapatkan solusi protokol yang sifatnya sederhana dan mudah diaplikasikan itu harapan kami,” pungkasnya. (mhm/yan).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Tunjukkan Loyalitas dan Soliditas, 34.377 Bikers Honda Bersatu di HBD 2023

29 Oktober 2023 - 23:42

Ultah Kabarpas ke-9 Digelar di Hotel Luminor Sidoarjo, Simak Kemeriahannya

29 Oktober 2023 - 19:47

Cak Imin Sapa Ribuan Massa di Sidoarjo

15 Oktober 2023 - 12:43

Yel-yel Ganjar Siji Ganjar Kabeh Bergema di Seberang Acara Anies-Muhaimin

15 Oktober 2023 - 11:53

BHS Pastikan Bantuan Bedah Rumah di Sidoarjo Mulai Dikerjakan

14 Oktober 2023 - 18:12

Andri Chrystanto Sikapi Potensi Pasar Digital untuk Pedagang Tradisional

7 Oktober 2023 - 13:26

Trending di Kabar Sidoarjo