Reporter : Muhaimin
Editor : Agus Hariyanto
Sidoarjo, Kabarpas.com – Warga Desa Kletek RT 08/RW 04 Kecamatan Taman kembali berunjuk rasa di depan balai Desa Kletek. Mereka menuntut agar usaha pengolahan tepung bulu ayam di sekitar RW 04 itu dapat dihentikan, Kamis, (16/07/2020).
Menurut Ketua RW 04 Desa Keletek Agus Haryono menuturkan, jika produksi tepung bulu ayam itu telah memunculkan bau busuk sehingga membuat warga terganggu. Awalnya tahun 1990 sang pemilik hanya menjual bulu ayam, namun pada 2016 merambat ke pengolahan tepung.
“Dampaknya itu lebih luas lagi, apalagi pakai batu bara, sebenarnya itu kan enggak boleh,” katanya kepada wartawan Kabarpas.com biro Sidoarjo.
Selain itu lokasi usaha tepung bulu ayam itu juga berada di saluran irigasi air. Sehingga limbahnya dibuang ke sungai yang membuat air berubah warna dan berbau busuk. Hal itu berlangsung sejak 2016 silam dan membuat resah warga sekitar.
Sementara itu, Camat Taman, Ali Sarbini menjelaskan, jika perusahaan pengolahan tepung bulu ayam tersebut rencananya memang akan dibongkar. Namun pihaknya meminta maaf jika rencana tersebut hingga saat ini belum terealisasi.
“Harusnya itu dibongkar karena belum ada izin,” tegasnya.
Sebelumnya 24 Maret lalu, aksi unjuk rasa juga sudah digelar di lokasi usaha. Pada 2 April lalu warga dan pemilik usaha juga sudah menggelar mediasi di Mapolsek Taman. Kemudian pada 11 April juga sudah wadul ke DPRD Jatim dan Sidoarjo. (mhm/gus).

















