Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 2 Agu 2020

Pemkab Probolinggo Lakukan Pengawasan di Rumah Potong Hewan


Pemkab Probolinggo Lakukan Pengawasan di Rumah Potong Hewan Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) setempat melakukan pengawasan, pendataan dan pemeriksaan post mortem ternak kurban milik takmir masjid/panitia kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Krejengan, Leces, Maron dan Besuk ini dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo drh Yukti Widiatmaningsih didampingi Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Nikolas Nuryulianto dan Petugas Teknis RPH.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Nikolas Nuryulianto mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan, pendataan juga pemeriksaan post mortem (daging ternak) milik takmir masjid/panitia kurban pada Idul Adha 1441 Hijriyah yang memotong ternaknya di RPH.

“Dari kegiatan ini ditemukan 1 organ hati sapi di RPH yang mengandung cacing hati. Sudah disampaikan ke takmir masjid/panitia kurban yang memotong ternak kurban di RPH untuk diafkir/dibuang/tidak dibagikan ke masyarakat yang berhak menerima daging kurban agar tidak menimbulkan penyakit pada masyarakat yang mengkonsumsinya,” katanya.

Menurut Niko, pemotongan ternak kurban oleh takmir masjid/panitia kurban 1441 Hijriyah di RPH sesuai dengan SE Menteri Agama RI yang menganjurkan untuk meminimalisir resiko akibat terjadinya kerumunan masyarakat dalam satu lokasi dan daging kurban dari RPH langsung diberikan oleh takmir masjid/panitia kurban ke rumah masyarakat yang berhak menerimanya.

“Pemotongan ternak kurban tahun 1441 Hijriyah di RPH untuk takmir masjid/panitia kurban adalah gratis dan memudahkan petugas untuk melakukan pengawasan, pendataan dan pemeriksaan ante mortem dan post mortem,” terangnya.

Niko mengharapkan dengan adanya takmir masjid/panitia kurban yang memotong ternaknya di RPH akan diikuti oleh para jagal yang saat ini masih melakukan pemotongan di rumah yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

“Takmir masjid/panitia kurban yang melakukan pemotongan di RPH diantaranya Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan melakukan pemotongan di RPH Krejengan dengan jumlah  sapi 4 ekor dan domba/kambing 22 ekor, panitia kurban Faishol Huda melakukan pemotongan di RPH Maron dengan jumlah  kambing 19 ekor dan masjid di Besuk melakukan pemotongan sapi di RPH besuk sebanyak 1 ekor sapi,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo