Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 19 Agu 2020

Yuk Kenalan dengan Nanda, Bayi Orangutan yang Baru Lahir di Taman Safari Prigen


Yuk Kenalan dengan Nanda, Bayi Orangutan yang Baru Lahir di Taman Safari Prigen Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Setelah berhasil menambah populasi Gajah Sumatera beberapa waktu lalu, Taman Safari Prigen kembali membuktikan keberhasilan breeding (pengembangbiakkan) dengan lahirnya Nanda, bayi orangutan yang lucu dan menggemaskan.

Kelahiran Nanda sekaligus menjadi kabar yang sangat menggembirakan pada perayaan International Orangutan Day atau Hari Orangutan Sedunia yang jatuh pada 19 Agustus 2020 ini. Nanda sendiri lahir secara normal pada 11 Maret 2020 lalu dari indukan bernama Naning (40) dan pejantan bernama Bima (27).

“Kondisi saat ini dalam keadaan sehat dan dirawat oleh induknya. Bayi orangutan terpantau menyusu dalam kurun waktu dua jam dan beraktivitas secara normal di exhibit-nya,” kata Dokter Hewan Taman Safari Prigen, drh Nanang Tedjo Laksono kepada Kabarpas.com.

Kelahiran Nanda merupakan kelahiran ketiga dari indukan Naning. Dengan adanya Nanda yang berjenis kelamin betina ini, maka jumlah orangutan di Taman Safari Prigen saat ini bertambah menjadi 22 ekor.

“Perawatan lainnya juga diberikan kepada induk Naning pasca melahirkan bayinya. Perawatan tersebut dengan memberikan pakan terbaik serta diberikan suplemen penambah volume ASI yaitu moloco,” ujar drh Nanang Tedjo Laksono.

Selain perawatan terhadap Nanda, Taman Safari Prigen juga melakukan evaluasi kesehatan terhadap semua satwa setiap bulan. Semua dilakukan demi kelangsungan dan keberlanjutan hidup bagi satwa-satwa tersebut

Hadirnya Nanda merupakan salah satu bukti di antara sederet satwa-satwa lainnya yang berhasil dikembangbiakkan. Apa lagi untuk orangutan yang sudah termasuk ke dalam zona merah, yang artinya terancam punah. Bahkan, secara global populasi orangutan mengalami penurunan secara signifikan.

“Kelahiran orangutan ini diharapkan bisa menjadi biodiversitas (keseluruhan gen, spesies dan ekosistem di suatu kawasan) Indonesia,” jelas drh Nanang.

Sebagai Lembaga Konservasi, tentu saja menjaga populasi satwa yang terancam punah menjadi salah satu kewajiban Taman Safari Prigen. Namun tentunya kegiatan konservasi ini tak bisa begitu saja dijalankan tanpa adanya bantuan dari segala lapisan masyarakat.

Dengan berkunjung ke Taman Safari Prigen, masyarakat secara tak langsung telah mendukung konservasi satwa.

Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, Taman Safari Prigen menerapkan aturan protokol kesehatan ‘New Normal’ dengan ketat. Sehingga, cukup aman untuk dikunjungi selama pengunjung mematuhi aturan penggunaan masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan di fasilitas wastafel yang sudah disediakan.

Jadi, saatnya #timetosafari untuk berkenalan dengan Nanda dan satwa-satwa lainnya di Taman Safari Prigen!. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 60 kali

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wali Kota Pasuruan Ajak Tingkatkan Disiplin dan Kepedulian Lingkungan

9 Juni 2026 - 13:32

Mas Adi: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Menapaki Jenjang Pendidikan yang Lebih Tinggi

6 Juni 2026 - 13:24

Keren ! Kota Pasuruan Raih Opini WTP Ke-6 Kali Berturut-turut

3 Juni 2026 - 08:35

Ketua Pergunu Apresiasi Cara Walikota Pasuruan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Lewat Suling

30 Mei 2026 - 12:46

Double Bahagia! Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo Raih Gelar Doktor dengan IPK 3,97 Tepat di Ultah ke-46

28 Mei 2026 - 08:51

Pemkot Pasuruan Salurkan 86 Hewan Kurban

27 Mei 2026 - 10:37

Trending di Berita Pasuruan