Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 21 Mar 2021

Gubernur Khofifah : Pedagang Pasar Termasuk Prioritas Penerima Vaksinasi Covid-19


Gubernur Khofifah : Pedagang Pasar Termasuk Prioritas Penerima Vaksinasi Covid-19 Perbesar

Tuban, Kabarpas.com – Di sela-sela kegiatannya dalam gowes pemulihan ekonomi 2021 di Kabupaten Tuban, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berhenti di Pasar Baru Tuban. Di tempat tersebut, dilakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 bagi para pedagang.

Setibanya di pasar, Gubernur Khofifah bersama Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein menyapa pedagang yang sudah dan akan divaksinasi. Mantan Mensos RI itu juga membagikan masker gratis pada pedagang dan pembeli di pasar tersebut.

Seusai meninjau vaksinasi, Gubernur Jatim yang akrab disapa Khofifah ini menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi di Pasar Baru Tuban ini diprioritaskan bagi para pedagang, terutama mereka yang berusia lanjut. Sebab, pasar merupakan lokasi yang beresiko terjadinya penularan Covid-19 . Terlebih, para pedagang banyak yang tergolong lansia yang rentan terhadap penularan Covid-19.

“Penjual di pasar-pasar tradisional interaksinya kan relatif terbuka, apalagi itu pasar sayur, dini hari sudah buka, maka itu juga menjadi prioritas dalam pemberian vaksinasi Covid-19,” kata Khofifah.

Selain memiliki risiko tinggi terpapar COVID-19, lanjut Khofifah, para pedagang pasar tradisional juga merupakan tulang punggung Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim. Pedagang pasar tradisional diikutkan, juga selaras dengan arahan Presiden untuk prioritas vaksinasi pada penguatan dampak ekonomi.

“Backbone dari PDRB Jatim itu 56,94 persen itu dari UMKM, sehingga di dalamnya adalah pelaku-pelaku usaha yang ada di pasar. Arahan Pak Presiden juga adalah tolong juga diprioritaskan mereka yang langsung terkait dengan upaya memberikan dampak penguatan ekonomi,” tuturnya.

Karenanya, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa vaksinasi dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran, serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 17 Maret 2021, Jatim unggul dengan jumlah peserta vaksinasi yang mencapai angka 1.176.136 orang.

Menyusul Jatim adalah Jawa Tengah dengan 1.020.588 dan Jawa Barat dengan 780.990. Sedangkan DKI Jakarta menempati posisi keempat dengan 781.716 peserta. Di posisi kelima ada Sumatera Barat dengan 199.664 peserta.

Provinsi lain yang masuk ke dalam 10 provinsi dengan capaian peserta vaksinasi tertinggi adalah Banten, Bali, dan Sulawesi Selatan dengan angka masing-masing mencapai 253.824, 158.064 dan 157.747. Dua posisi terakhir ditempati oleh Sumatera Selatan dengan total peserta 142.610 dan Yogyakarta dengan 149.506.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah terus mengingatkan pedagang dan pembeli agar tetap menggunakan masker. Penggunaan masker merupakan langkah yang dinilai efektif untuk mencegah penularan kasus Covid-19 di Jatim.

“Bapak, ibu jangan lupa untuk terus memakai maskernya dalam beraktivitas di sini nggih,” kata Khofifah sambil menjelaskan langkah ini senada dengan Kampanye Gowes “Pakai Masker” yang terus digalakkannya.

“Meski sudah dilakukan vaksinasi, kita semua harus tetap memakai masker. Karena masker ini sudah terbukti menurunkan resiko penularan virus corona sebanyak 75 persen. Jadi wajib tetap pakai masker untuk melindungi keluarga,” pungkasnya. (Rls/***).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Jalan Setapak di Jelbuk, Alasan Home Care Jember Harus Menjemput Warga

4 Oktober 2026 - 20:31

TIDAR Jatim Siapkan Kader Muda, Gus Fawait: Kawah Candradimuka Pemimpin Masa Depan

3 Oktober 2026 - 20:05

Pemkab Mojokerto Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur dalam Penangulangan di Medan Bencana

3 Oktober 2026 - 09:37

Fawait Ingin APBD Jember 2027 Lebih Merata hingga Pelosok Desa

2 Oktober 2026 - 08:50

Layak Ditunggu! Setelah UHC dan Home Care, Jember Siapkan Inovasi Kesehatan Baru dalam Waktu Dekat

2 Oktober 2026 - 08:48

Kuasa Hukum Aminatus Desak Kemenag Bentuk Tim Independen Periksa Dugaan Pelanggaran Guru Madrasah di Jember

2 Oktober 2026 - 08:03

Trending di KABAR NUSANTARA