Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial ยท 11 Apr 2021

MI Miftahul Ulum Gelar Studi Life Skill di Omah Maggot Warna Warni


MI Miftahul Ulum Gelar Studi Life Skill di Omah Maggot Warna Warni Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Puluhan siswa-siswi MI Miftahul Ulum Puntir Martopuro Purwosari, Kabupaten Pasuruan antusias mengikuti studi life skiil yang digelar di Omah Manggot Warna-warni (Om Wawa) Maggot Center Pasuruan (MCP) yang lokasinya tidak jauh dari sekolahan tersebut.

Kegiatan yang digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) ini, dilaksanakan sejak pagi sekitar pukul 08.00 Wib dengan metode Modelling dan Karya Wisata. dimulai jam 08.00-12.00.

Ada tiga hal dalam proses belajar yang diikuti para siswa di acara ini, yakni pembelajaran kelas 1 biokonversi Maggot BSF di omah maggot warna warni (OM Wawa), kelas 2 Bijak Plastik dan Bank Sampah, kelas 3 Kebun Lele.

Mereka tampak begitu antusias dalam mengikuti proses pembelajaran karena mereka langsung mendapatkan materi di sumber belajar dan praktek.

Acara ini hasil kolaborasi para pihak dan dihadiri oleh perwakilan dari PT. Tirta Investama (Pabrik Aqua) Pandaan, Budi Santoso selaku CSR, perwakilan PT. Indolakto Purwosari Ari Mahmudi,
Ketua KSM Abi Martopuro, Nurhasan, serta Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum, Hetnee Hurin’in.

“Tujuan acara ini ialah untuk meningkatkan kecakapan hidup para siswa sejak sekolah dasar melalui sekolah kewirausahaan cilik (KRUCIL) di Omah Maggot BSF WarnA Warni Maggot Center Pasuruan. Sekaligus mengenalkan bagaimana permasalahan sampah dapat didayagunakan sebagai pakan maggot kemudian dijadikan sebagai pakan unggas dan lele. Serta mendayagunakan sampah an organik melalui sistem bank sampah untuk mendapatkan nilai ekonomi dan linggkungan,” ujarnya.

M.Kholis Akbar selaku Manager MCP berharap ada banyak hal positif yang didapat para siswa dari acara ini.

“Harapan dari kegaiatan ini adalah pertama menuju sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Kedua untuk meningkatkan lif skill/kecakapan hidup kepada anak sehingga mampu dalam memecahkan masalah dan soluainya. Ketiga mengenalkan belajar integrasi biokonversi maggot bsf dengan unggas, lele dan pertanian berkelanjutan. Dan yang terakhir adalah menumbuhkan jiwa anak anak dalam berwirausaha,” pungkasnya. (***)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

Baca Lainnya

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Trending di Berita Pasuruan