Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 22 Jun 2021

Terkait Lonjakan Covid-19, Pemkot Pasuruan Siapkan Empat Langkah untuk Pulihkan Keadaan


Terkait Lonjakan Covid-19, Pemkot Pasuruan Siapkan Empat Langkah untuk Pulihkan Keadaan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Berlokasi di halaman Taman Kota Pasuruan, Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf dengan didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, Kapolres Pasuruan Kota, Dandim 0819, Kepala Diskominfotik Kota Pasuruan dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan menyampaikan perkembangan terkini penyebaran Covid-19 di Kota Pasuruan.

Dalam pemaparan, Gus Ipul menyampaikan, bahwa setelah dilakukannya trashing dan testing pada rombongan warga Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan yang melakukan ziarah wali 5, diketahui bahwa 21 orang dinyatakan terkonfirmasi akitf Covid-19.

“Oleh sebab itu Tim Satgas Covid-19 bersama Dinas Kesehatan kembali melakukan trashing dan testing pada 103 warga lainnya yang melakukan kontak erat dengan rombongan ziarah. Hasilnya, 32 orang dinyatakan terkonfirmasi aktif Covid-19,” ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut seelah dilakukannya PCR test, tidak ada indikator yang mengarah bahwa Covid-19 di Kota Pasuruan adalah Covid-19 jenis baru atau delta.

“Dari hasil PCR tersebut tidak ditemukan adanya sesuatu yang mengarah pada Covid-19 varian delta,” ujar Gus Ipul.

Tetapi meski demikian, Gus Ipul menyampaikan, Pemerintah Kota Pasuruan telah kecolongan dengan adanya lonjakan Covid-19 dan ini merupakan tanggungjawab Pemkot untuk memulihkan keadaan agar terbebas dari zona merah.

“Selama satu minggu ini Satgas Covid, Kapolres, Dandim, dan Pemkot Pasuruan beserta jajarannya melakukan ikhtiar berusaha memutus penularan ini dan akhirnya bisa menekan perkembangan Covid-19 di Kota Pasuruan,” terang Gus Ipul.

Terdapat empat langkah yang dilakukan oleh Pemkot Pasuruan sebagai ikhtiar memutus rantai Covid-19, pertama dilakukannya karantina bagi pasien terkonfirmasi aktif Civid-19 sekaligus melakukan pengawasan dan pemantauan ketat di wilayah Kelurahan Trajeng oleh Tim Gabungan Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, dan sebagainya terkait aktivitas warga.

Kedua, penerapan PPKM Mikro diperketat termasuk melakukan penyekatan pada 17 titik yang telah ditentukan sebelumnya. Ketiga, mentuntaskan dan mempercepat program vaksinasi masal bekerja sama dengan TNI di Kota Pasuruan.

“Terakhir, kami mengajak warga agar kembali peduli dan komitmen menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari membagikan masker, melakukan operasi yustisi, dan penerapan sanksi bagi yang tidak mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan