Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 26 Jun 2021

Pria Ngaku Nabi Diamankan, Kemenag dan MUI Mediasi Bina Jamaah Yayasan


Pria Ngaku Nabi Diamankan, Kemenag dan MUI Mediasi Bina Jamaah Yayasan Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com – Salah satu pimpinan Pusdiklat Dai di Bandung mengaku sebagai Nabi ke-28. Akibatnya, sejumlah warga mendatangi Pusdiklat Dai yang berlokasi di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu, Rabu, 23 Juni 2021.

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, pihak Kemenag Bandung bersama aparat, MUI, dan tokoh masyarakat sudah mengambil langkah antisipasi. Mereka sudah berkoordinasi untuk mengambil langkah terbaik dalam menyelesaikan persoalan ini.

“Untuk menghindari terjadinya konflik, 8 Pengurus Yayasan telah diamankan pihak berwenang. KUA Kementerian Agama, bersama pihak kecamatan dan Polsek setempat juga telah melakukan mediasi antara warga dan jamaah yayasan untuk mengambil langkah terbaik bagi penyelesaian masalah ini. Masyarakat diharap tenang dan menyerahkan masalahnya kepada aparat dan pihak yang berwenang,” ujar Wamenag di Jakarta, Sabtu (26/6/2021).

“Sementara pengurus yayasan diperiksa aparat, Kemenag, MUI, dan tokoh masyarakat akan memberikan pembinaan kepada jemaah yayasan tersebut. Warga diharapkan tidak melakukan hal-hal yang bersifat main hakim sendiri,” sambungnya.

Wamenag mengaku prihatin dengan munculnya pemahaman yang menyimpang dari pokok ajaran Islam, salah satunya terkait konsep kenabian. Islam meyakini Muhammad Saw adalah penutup para nabi dan rasul.

Wamenag mengajak umat belajar agama dari para tokoh, guru, ustaz, ulama yang tepat. Sehingga, mereka bisa mendapatkan pemahaman ajaran Islam yang benar, sesuai Al-Quran dan Sunnah Rasulullah.

“Penyuluh agama KUA kecamatan setempat sudah kami minta melakukan mitigasi dan berkoordinasi dengan MUI dan tokoh agama untuk bersama-sama melakikan pembinaan kepada eks jamaah yayasan tersebut agar mereka memperoleh pencerahan dan terhindar dari penyimpangan ajaran Islam,” jelasnya.

“Mari pelajari Islam secara baik dan benar, dari para guru, ustaz, kyai, ajeuangan, ulama yang memiliki sanad keilmuan jelas, tersambung hingga Rasulullah Saw,” tandasnya. (Don/Mel).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Pebalap Muda Astra Honda Melesat Raih Double Podium IHTTC 2026 Sepang

13 Juli 2026 - 10:34

Jelang Muktamar ke-35, Kiai Imam Jazuli dan Gus Kikin Satukan Misi Mempersatukan Kekuatan NU di Abad Kedua

12 Juli 2026 - 13:47

Kuota Terbatas, Brida Jatim & Assyfa Gelar Seminar Nasional Hilirisasi Riset Lingkungan dan Publikasi Ilmiah

12 Juli 2026 - 13:22

Jember Disiapkan Jadi Daerah Percontohan BPS RI, Bupati Fawait Fokus Benahi Data Kemiskinan

12 Juli 2026 - 13:11

Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 Angkat Isu Ekologi dan Ruang Kolaborasi Seni di Jember

12 Juli 2026 - 12:58

Jember Satu-satunya Daerah di Jatim yang Masuk Pilot Project Pembiayaan Perhutanan Sosial Nasional

10 Juli 2026 - 07:42

Trending di KABAR NUSANTARA