Pasuruan, Kabarpas.com – Henry Ki Demang kembali turun ke jalan melakukan aksi sosial. Kali ini pria yang selama ini dikenal kerap kali melakukan aksi sosial tersebut, mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan protokol kesehatan (prokes).
Dalam aksinya tersebut, Henry Ki Demang yang mengenakan celana pendek compang-camping, berjas, berdasi serta membawa alat semprot itu, jufa mengingatkan pada pedagang kaki lima untuk menggunakan masker.
Sesampainya di depan caffe miliknya yang ada di kawasan Gempol, ia telah dihadang oleh petugas penagih hutang dari Bank,Leasing, Pajak, dan PLN. Sesaat kemudian terjadi aksi saling dorong, beruntung petugas dari Polsek Gempol dan Intel Kodim melerai ketegangan tersebut.
Menurut Henry Ki Demang saat dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan, aksi itu merupakan teatrikal untuk membuka kesadaran masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah untuk melaksanakan prokes yang ditetapkan.
Masih menurut pria berkepala plontos, PPKM yang berkepanjangan ini akibat dari masyarakat yang abai dengan prokes yang dianjurkan pemerintah. Padahal akibat abainya pada prokes, berimplikasi pada penerapan PPKM berkepanjangan dan berjilid-jilid. Sehingga berimbas pada pelaku usaha UMKM dan sendi perekonomian lainnya.
“Teatrikal yang kami lakukan ini merupakan jeritan dari para pelaku usaha UMKM yang terdampak PPKM,” bebernya.
Lebih lanjut, dirinya berharap agar masyarakat melaksanakan prokes secara ketat agar PPKM dan utamanya covid-19 segera sirna dari bumi pertiwi. Sehingga aktivitas masyarakat kembali normal seperti sedia kala.
“Memang pandemi covid-19 ini sangat komplek sekali permasalahannya, tapi jika seluruh masyarakat memiliki kesadaran melaksanakan prokes secara ketat, Insyaallah covid-19 akan segera berakhir,”pungkas Ki Demang. (ajo/gus).

















