Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 7 Mar 2022

Ini Harapan Bunda Fatma untuk Insan Genre Pusaka Kota Pasuruan yang Baru Dilantik


Ini Harapan Bunda Fatma untuk Insan Genre Pusaka Kota Pasuruan yang Baru Dilantik Perbesar


Pasuruan, Kabarpas.com – Tahun 2030, Indonesia diprediksi akan mengalami bonus demografi. Untuk menyongsong masa emas itu, generasi remaja perlu dipersiapkan sejak sekarang. Di Kota Pasuruan, para remaja dibentuk melalui program generasi berencana (Genre).
 
Ketua TP PKK Kota Pasuruan Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf (Bu Fatma) selaku Bunda Genre Kota Pasuruan mengukuhkan pengurusn Insan Genre Pusaka Kota Pasuruan pada Sabtu 05 Maret 2022.
 
“Saya ketua tim penggerak PKK Kota Pasuruan selaku Bunda Genre Kota Pasuruan, dengan resmi mengukuhkan Pengurus Insan Genre Pusaka Kota Pasuruan Masa bakti tahun 2022-2024,” ujar Fatma
 
Remaja Indonesia pada tahun 2010-2035 diproyeksikan mencapai 66,3 juta jiwa atau sekitar 25,6 persen dari total jumlah penduduk Indonesia atau bisa diartikan satu dari setiap orang di Indonesia adalah remaja.
 
“Ini merupakan masa Indonesia emas di mana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak, jikalau dikelola dengan baik, maka akan sangat menguntungkan dalam pembangun di Indonesia,” Fatma dalam sambutannya
 
BKKBN pun mengembangkan program Genre. Dalam program ini, remaja diajak merencanakan masa depannya sendiri agar mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan.
 
“Program Genre ini merupakan wadah untuk mengembangkan dan mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda di masa yang akan datang,” kata Fatma yang juga founder Fatma Foundation ini
 
Menurut Fatma, setiap remaja akan melewati 5 transisi, yakni pertama, harus mempraktekkan pola hidup sehat. Kedua, harus melanjutkan sekolah. Ketiga, harus mencari pekerjaan. Keempat, harus memulai kehidupan berkeluarga. Kelima, harus menjadi anggota masyarakat.
 
Dalam setiap tahapan, remaja harus memiliki komitmen serta memiliki perencanaan yang baik di masa depan, terutama dalam merencanakan perkawinan. Karena program Genre juga bertujuan untuk menurunkan pernikahan dini.
 
Fatma juga menyebut, bahwa pernikahan dini merupakan salah satu penyumbang stunting. Ini karena remaja belum siap dan belum cukup mempunyai pemahaman yang baik dalam mengasuh anak, sehingga anak kekurangan nutrisi.
 
“Insan Genre Kota Pasuruan memiliki tugas ini, menjadi role model panutan atau idola bagi remaja yaitu dengan memberi contoh yang baik, berprilaku positif dan mampu menumbuhkan kesadaran teman sebayanya, bahwa merencanakan masa depan itu sangat penting dan mengingatkan bahwa membangun sebuah rumah tangga itu tidak semudah yang dibayangkan, banyak yang perlu dipersiapkan baik fisik, psikis, pendidikan dan ekonomi,” imbuh Fatma
 
Harapannya apabila program Genre ini dapat berjalan dengan baik, maka selain pernikahan dini bisa ditekan, angka stunting di Kota Pasuruanpun bisa diturunkan.
 
Terakhir, Fatma berpesan dengan dikukuhkannya pengurus Insan Genre Pusaka Kota Pasuruan masa bakti 2022-2024, pengurus yang baru dapat menjalankan tugas dan mengemban tanggung jawab dengan baik untuk membantu program-progam pemerintah menuju Kota Madinah, maju ekonominya, indah kotanya dan harmoni warganya.
 
“Tak lupa saya sampaikan terima kasih kepada pengurus Insan Genre sebelumnya yang telah menjalankan tugas dengan baik, semoga tetap menjadi sosok remaja teladan di Kota Pasuruan,” pungkas Bunda Genre Kota Pasuruan ini. (sam/ida).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Trending di Berita Pasuruan