Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 5 Okt 2022

Haul KH Abdul Hamid ke-41, Pemkot Pasuruan Fasilitasi Puluhan Sound System di Jalan


Haul KH Abdul Hamid ke-41, Pemkot Pasuruan Fasilitasi Puluhan Sound System di Jalan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Peringatan Haul KH. Abdul Hamid ke – 41 digelar di Kota Pasuruan pada Rabu (5/10/2022). Para jamaah dari berbagai daerah datang memenuhi area Ponpes Salafiyah, Masjid Jami’ Al Anwar hingga ke alun-alun Kota Pasuruan.

Bahkan, tampak Kepala daerah dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur juga turut hadir. Di antaranya Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf, Wawali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, Bupati Sidoarjo, Ahmad Mudlor, Bupati Lumajang Thoriqul Haq hingga Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

Termasuk tokoh-tokoh dan ulama nasional dan ulama juga hadir, seperti Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, Wakil Ketum PBNU, KH Zulfa Mustofa, Rois Am PBNU, KH Miftahul Akyar, KH Bahaudin Nur Salim (Gus Baha), KH Ali Masyuri, dan puluhan ulama lain.

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf dalam sambutannya mengatakan, peringatan Haul KH. Abdul Hamid pada tahun ini semakin meningkat dari pada tahun sebelumnya.

“Jamaah haul yang hadir semakin tahun semakin meningkat. Hal ini patut kita syukuri karena bisa berkumpul dengan orang-orang alim,” ujar Gus Ipul.

Banyaknya jamaah yang hadir dalam peringatan Haul KH. Abdul Hamid ini menjadikan Pemkot Pasuruan menyiapkan sebanyak 30 sound system yang dipasang di berbagai sudut jalanan Kota Pasuruan.

Hal ini dilakukan agar para jamaah bisa mengikuti jalannya haul dari berbagai tempat sehingga mencegah penumpukan jamaah di Alun-Alun Kota Pasuruan.

“Kita siapkan 30 sound system di sudut-sudut jalan agar masyarakat bisa mengikuti haul dengan lebih leluasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Salafiyah sekaligus putra KH Abdul Hamid, KH. M. Idris Abdul Hamid mengungkapkan bahwa banyaknya jamaah yang hadir menjadi bukti jika hubungan spiritual antara guru ulama dan muridnya yang tak pernah putus.

“Tradisi ini cuma ada di lembaga pesantren, lembaga pendidikan Islam. Oleh karenanya karakter pendidikan seperti ini harus dipertahankan mati-matian,” ujar Gus Idris.

Gus Idris juga menghaturkan ucapan terimakasih kepada semua jamaah yang hadir. Tidak lupa pula ia sampaikan permintaam maaf karena tidak bisa menyambut satu per satu jamaah yang hadir.

“Saking banyaknya jamaah yang ada, ini yang masak sampai habis beras 12 ton. Masak terus tidak berhenti, ” pungkasnya. (emn/ida).

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

PWI Pasuruan Raya Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

11 September 2026 - 23:11

Ratusan Peserta Padati Senam Bersama RA dan KB Al-Firdaus Pasuruan

11 September 2026 - 17:25

Terduga Pelaku Curanmor Siang Bolong Ditangkap

10 September 2026 - 19:10

Trending di Berita Pasuruan