Sidoarjo, Kabarpas.com – Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, alokasikan sebagian besar anggaran APBD untuk proyek pembangunan. Di antaranya, pembangunan infrastruktur jalan beton.
Salah satu proyek jalan beton yang tengah diprioritaskan yakni, ruas jalan Tulangan-Bulang di wilayah Kecamatan Prambon, Sidoarjo.
Sebab, jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara tiga wilayah kecamatan, dan menjadi salah satu ruas jalan yang padat kendaraan.
Selain menjadi jalan utama masyarakat sekitar, juga merupakan jalur alternatif utama kendaraan datang dari daerah tetangga, Mojokerto maupun sebaliknya.
Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Sidoarjo manargetkan puluhan proyek jalan beton yang tengah dikerjakan akan tuntas dalam akhir tahun 2022. Hal ini, diharapkan mendorong kelancaran aktivitas ekonomi melalui insfrastruktur jalan yang memadahi.
Menurut Gus Muhdlor, Sidoarjo jumlah penduduknya lebih dari 2,2 juta orang. Tingkat mobilitasnya akan sangat padat. Sidoarjo pun, menyimpan potensi ekonomi tinggi.
“Jumlah penduduk sebanyak itu, dan berlatar belakang mulai dari pekerja swasta, wirausaha, petani, nelayan hingga pengrajin UMKM semua akan membutuhkan infrastruktur pendukung,” katanya.
“Termasuk pemerataan akses pendidikan dan kesehatan infrastrukturnya terus kita tingkatkan,” tambahnya.
Anggota DPRD Sidoarjo Fraksi PDIP, Didik Prasetio memberi apresiasi kebijakan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor yang memprioritaskan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur. Ini khususnya proyek pembangunan jalan beton.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) tersebut, berpesan agar kebijakan dalam mengelola APBD perlu dihitung matang. Agar dalam menentukan kebijakan prioritas berdampak pada efektifnya pembangunan.
Ia memberikan apresiasi dengan masifnya pembangunan infrastruktur di Sidoarjo. Sebab, masyarakat tentu akan membutuh kelancaran akses ekonominya. Dengan harapan jalan tak berlubang, dan bebas hambatan.
“Sidoarjo sekarang pembangunannya masif. Pengalokasian anggaran tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat. Seperti pembangunan jalan beton, harus dituntaskan sampai ke semua jalan desa,” kata Didik Prasetio, anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi PDIP itu.
Ia minta, agar program-program bupati dapat dikawal bersama-sama. “Jangan pembangunan berhenti di tengah jalan. Harus dikawal bersama agar berkelanjutan. Kita semua ingin Sidoarjo berubah lebih baik lagi,” pungkasnya. (eko/ida).

















