Kediri, Kabarpas.com – Dalam rangka memperkuat kesadaran kolektif terhadap nilai-nilai kebangsaan, Senator Ahmad Nawardi, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sekaligus anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pada para pelajar SMK di Kota Kediri.
Dengan topik “Membangun Generasi Emas Melalui Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan,”. Acara ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman kokoh mengenai landasan fundamental bangsa Indonesia.
Dalam pemaparannya, Nawardi menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai penerus bangsa yang akan menentukan arah masa depan Indonesia. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap 4 Pilar Kebangsaan, yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, adalah fondasi utama untuk membangun bangsa yang kuat, berdaulat, dan berdaya saing.
“Generasi muda adalah harapan bangsa. Mereka adalah penggerak perubahan yang akan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju. Karena itu, pemahaman yang mendalam tentang empat pilar kebangsaan tidak hanya menjadi bagian dari pelajaran di sekolah, tetapi harus dihayati sebagai identitas bangsa. Kita harus memahami, menjaga persatuan, dan mewujudkan cita-cita besar Indonesia,” ujar Senator Nawardi di hadapan para siswa.
Ia juga menyoroti pentingnya UUD 1945 sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Menurut Nawardi, generasi muda harus memahami UUD 1945 sebagai konstitusi yang menjadi dasar hukum tertinggi di Indonesia. Memahami dan menjaga keberadaannya adalah tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk generasi muda.
Senator Nawardi juga mengajak para siswa untuk peka terhadap perubahan zaman, terutama di era globalisasi dan digitalisasi. Menurutnya, meskipun dunia berubah dengan cepat, nilai-nilai kebangsaan seperti Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika tetap relevan dan harus menjadi pegangan utama.
Melalui kegiatan ini, Senator Nawardi berharap generasi muda tidak hanya memiliki wawasan tentang empat pilar kebangsaan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, mereka dapat berkontribusi secara aktif dalam membangun bangsa dan menciptakan generasi emas Indonesia di masa depan.
“Nilai-nilai kebangsaan adalah pegangan kita semua. Mereka tidak lekang oleh waktu dan akan selalu relevan di setiap zaman. Mari kita jadikan ini landasan untuk bersama-sama membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Nawardi. (cha/ian).

















