Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 16 Apr 2025

Keterlaluan! Sekretaris Dinkes Jember Pelesiran Tanpa Izin Bupati, Ribuan Nakes Gigit Jari


Keterlaluan! Sekretaris Dinkes Jember Pelesiran Tanpa Izin Bupati, Ribuan Nakes Gigit Jari Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Sungguh kelewatan, Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkab Jember dr. Koeshar Yudyarto diketahui melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa meminta dan mendapatkan izin dari Bupati Fawait.

Hal itu diungkapkan Sukowinarno,Kepala Badan Pengembangan Kepegawaian dan SDM saat dikonfirmasi pada, Selasa (15/4/2024).

Suko mengungkapkan, izin perjalanan ke luar negeri belum masuk tetapi Koeshar sudah berangkat.

“Usulan atau izin perjalanan ke luar negeri atas nama Sekretaris Dinas Kesehatan itu masih belum masuk, tetapi rupanya yang bersangkutan sudah berangkat,” tuturnya.

Kelakuan Koeshar jelas tidak dapat dibenarkan. Sebagai pejabat, ia harus mendapatkan izin dari bupati jika akan mengambil cuti atau melakukan perjalanan.

“Di dalam regulasi, izin perjalanan ke luar negeri atau pun cuti itu yang menandatangani adalah kepala daerah atau bupati,” imbuhnya.

Koeshar sebelumnya telah mendapatkan mandat menjadi Pelaksana Harian Dinkes. Sebab, Kepala Dinkes definitif dr. Hendro Soelistijono sedang cuti melaksanakan ibadah umroh.

Mandat tersebut, tidak dilaksanakan dengan baik oleh Koeshar sebagai Plh Kepala Dinkes. Akibat ulahnya, beberapa kegiatan dinas terganggu.

“Dengan yang bersangkutan ke luar negeri tentunya terganggu, ini kan perlu percepatan dalam arti kegiatan dinas sedang berjalan apalagi Kepala Dinas Kesehatan lagi melaksanakan umroh,” katanya.

Dampak terparah yakni, ribuan ASN dan Non ASN Dinkes sampai hari ini belum menerima gaji. Seharusnya, para pegawai bisa menikmati gajinya tanggal 11 April 2025.

“Termasuk juga untuk gaji, ini sudah tidak bisa dibenarkan. Sesuai data, secara keseluruhan yang belum menerima gaji sekitar 2000an orang. Jadi seluruhnya jajaran Dinkes dan PKM, baik itu ASN dan Non ASN,” tegasnya.

Kabar terakhir, Suko mengaku tidak tahu kapan Koeshar akan kembali dari perjalanannya ke Malaysia.

“Kami tidak mendapatkan (konfirmasi) secara tertulis, kami tidak tahu berangkat kapan pulang kapan,” ucapnya.

Atas kejadian ini, Suko akan memanggil Koeshar untuk meminta informasi sebagai bentuk tanggung jawab.

Soal sanksi, Suko tidak mau berspekulasi. Tapi dia meyakinkan, kejadian tersebut melanggar disiplin ASN.

“Belum masuk ke BPKSDM, belum tahu di mana missnya jadi belum tau kesalahannya sampai di mana. Tentunya, sanksi tentang disiplin ASN,” tandasnya. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 535 kali

Baca Lainnya

Honda Stylo 160 Hadirkan Pengalaman Stylish Riding Lewat “Sunmori Ride in Style” di Surabaya

12 Mei 2026 - 07:20

Dispendik Jember Gelar Pameran Pendidikan Hardiknas 2026, Angkat Kreativitas Siswa Lintas Jenjang

12 Mei 2026 - 07:13

Booth Honda Jadi Daya Tarik Pengunjung di Festival Rujak Uleg 2026

11 Mei 2026 - 09:47

Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram

11 Mei 2026 - 09:42

BPBD Jember Lakukan Asesmen Cepat Kebakaran Rumah Akibat Gas Bocor di Banjarsengon 

11 Mei 2026 - 08:02

Rutan Kraksaan Gandeng TNI-Polri Razia Blok Wanita Bebas Narkoba

11 Mei 2026 - 07:50

Trending di Kabar Probolinggo