Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 7 Jun 2025

Dishub Pasang Banner Larangan Motor Matic ke Bromo


Dishub Pasang Banner Larangan Motor Matic ke Bromo Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Menjelang libur panjang dan perayaan Yadnya Kasada, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo memberikan imbauan penting terkait keselamatan berkendara menuju kawasan wisata Gunung Bromo.

Melalui pemasangan banner sosialisasi yang dilakukan di wilayah Kecamatan Sukapura, pengunjung diminta untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua jenis matic saat menuju dan turun dari Bromo.

Himbauan ini dikeluarkan sebagai bentuk tindak lanjut dari beberapa insiden kecelakaan yang terjadi sebelumnya yang diduga kuat melibatkan kendaraan matic di jalur terjal dan berliku kawasan Gunung Bromo. Beberapa peristiwa bahkan menyebabkan korban luka berat hingga meninggal dunia.

Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto menyampaikan himbauan ini adalah hasil dari Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Dishub Kabupaten Probolinggo yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama stakeholder terkait.

“Kami menghimbau kepada seluruh pengunjung dan wisatawan untuk tidak menggunakan motor matic saat menuju atau kembali dari Bromo. Ini demi keselamatan bersama,” katanya.

Menurut Edy, motor matic tidak dirancang untuk menghadapi medan menanjak dan menurun ekstrem seperti di kawasan Bromo, terutama di Kecamatan Sukapura. “Sistem pengereman dan traksi roda motor matic dinilai kurang stabil saat menghadapi turunan panjang dan tikungan tajam,” jelasnya.

Edy menerangkan pemasangan banner dilakukan secara serentak di sejumlah titik strategis di jalur menuju Bromo, khususnya di Kecamatan Sukapura. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang akhir pekan dan menjelang pelaksanaan Yadnya Kasada, sebuah upacara adat penting masyarakat Suku Tengger.

“Kami sengaja pasang malam ini karena besok sudah memasuki long weekend. Harapannya, mulai hari pertama libur para wisatawan sudah terinformasikan dan dapat mengambil keputusan yang lebih aman,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berharap upaya ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di kawasan wisata Bromo. Dengan meningkatnya kesadaran pengunjung terhadap risiko penggunaan kendaraan matic, diharapkan perjalanan wisata ke Bromo dapat berlangsung aman dan nyaman. “Kami tidak melarang masyarakat untuk berwisata, tetapi kami tekankan pentingnya keselamatan. Jangan sampai liburan berubah menjadi musibah,” pungkasnya. (len/ian).

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Kuntu Mancilan Juara Umum Madinah Van Java 2, Sabet 140 Medali

20 September 2026 - 20:46

Hanung Bramantyo Angkat Tragedi 1965 Jadi Film Horor Lobang Buaya

20 September 2026 - 15:41

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Cari Aman Bootcamp 2026, MPM Honda Jatim Perkuat Kompetensi Duta Safety Riding di Malang

20 September 2026 - 10:28

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

MPM Honda Hadirkan LAKI CODE, Padukan Kreativitas, Modifikasi dan Night Ride di Malang

19 September 2026 - 22:50

Trending di Kabar Otomotif