Pasuruan, Kabarpas.com – BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan, kembali menggelar Customer Gathering dengan mengundang sekitar 70 perusahaan platinum dalam rangka meningkatkan engagement dan sinergi yang berkesinambungan di Baobab Taman Safari, Kabupaten Pasuruan.
Dalam kesempatannya, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan, Sulistijo N. Wirjawan, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan serta pemerintah daerah. Upaya ini bertujuan membangun komunikasi yang efektif guna menciptakan kesadaran, loyalitas, dan meningkatkan engagement dengan para mitra perusahaan.
Sulis menjelaskan, peserta Customer Gathering merupakan perusahaan dan badan usaha yang tertib administrasi dan patuh dalam mengikuti seluruh program BPJS Ketenagakerjaan, serta tertib membayar iuran setiap bulannya. “Acara ini juga menjadi momentum untuk mendekatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan kepada perusahaan binaan, “imbuhnya.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini, silaturahmi antara BPJS Ketenagakerjaan dan perusahaan binaan, semakin erat, terjaga serta menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam melindungi para pekerja melalui jaminan sosial ketenagakerjaan,” sambung Sulis.
Dalam acara ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan juga menyampaikan informasi dan mengedukasi perusahaan binaan terkait manfaat layanan tambahan (MLT).
Di mana, program MLT merupakan salah satu layanan untuk mendapatkan manfaat berupa pinjaman uang muka perumahan (PUMP), kredit pemilikan rumah (KPR), pinjaman renovasi perumahan (PRP), hingga fasilitas pembiayaan perumahan pekerja/kredit konstruksi (FPPP/KK).
Acara ini juga menghadirkan sesi interaktif, memungkinkan peserta untuk bertanya langsung mengenai program dan layanan yang ditawarkan. Tim BPJS Ketenagakerjaan menjawab setiap pertanyaan dengan menekankan pentingnya kolaborasi untuk mencapai kesejahteraan sosial bagi seluruh pekerja.
“Kami mengajak seluruh perusahaan untuk terus menyosialisasikan penggunaan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile), karena ini menjadi pintu utama bagi pekerja dalam mengakses hak dan informasi jaminan sosial mereka,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga mendorong keterlibatan aktif perusahaan dalam perluasan cakupan perlindungan sosial dengan menyertakan pekerja rentan di sekitar lingkungan usaha.
“Kolaborasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus investasi jangka panjang dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan, ” tegasnya.
Sulis berharap, melalui pertemuan tersebut akan dapat meningkatan universal coverage kepesertaan khususnya di wilayah Pasuruan.
”Kami juga memberikan apresiasi kepada sejumlah badan usaha atas sinergi dan kontribusi atas komitmen meraka dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja,” pungkasnya. (ajo/ian).

















