Pasuruan, Kabarpas.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Merdeka (Unmer) Pasuruan sukses menggelar seminar edukasi bertema “Bijak Bermedia Sosial” di SMPN 1 Rejoso. Acara ini diikuti oleh 134 siswa kelas VIII dan merupakan bagian dari program kerja KKN yang disusun berdasarkan masukan langsung dari masyarakat setempat.
Ketua Kelompok KKN Unmer di Kedungbako, Ainul Yaqin menjelaskan bahwa tujuan utama dari seminar ini adalah untuk mengedukasi generasi muda agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
Menurutnya, seminar ini muncul sebagai respons terhadap maraknya penggunaan media sosial di kalangan remaja awal, termasuk siswa SMP.
“Harapan kami, generasi muda ini dapat teredukasi sejak dini. Mengingat media sosial saat ini tidak hanya dipakai oleh orang dewasa saja, tetapi juga remaja awal, seperti adik-adik SMP ini. Tujuannya agar mereka dapat membentengi diri dan bijak dalam bermedsos,” ujarnya.
Sementara itu, Pramitha Sukma, S.E., M.S.A., selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKN Universitas Merdeka Pasuruan, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa seminar dengan tema bijak bermedia sosial dan cerdas menangkal hoaks ini adalah yang pertama kali diadakan.
“Kegiatan serupa belum pernah dilakukan sebelumnya. Ini adalah seminar pertama kali yang mengangkat tema tentang bijak bermedsos cerdas menangkal hoaks,” jelas Pramitha.
Ia juga menambahkan harapannya terhadap dampak seminar ini.
“Harapannya, setelah adanya seminar ini, siswa-siswi SMPN 1 Rejoso mampu menyaring informasi dan menghindari penyebaran berita palsu yang dapat merusak reputasi individu dan kelompok. Di sisi lain, seminar ini juga diharapkan bisa membekali para mahasiswanya dan siswa-siswi SMP Negeri 1 Rejoso tentang literasi bijak bermedsos agar tidak tersesat dalam berita hoaks dan memberikan kesadaran kepada generasi bangsa agar lebih kritis serta skeptis terhadap informasi yang didapat,” terangnya.
Dengan adanya seminar ini, diharapkan para mahasiswa KKN Unmer dan siswa-siswi SMPN 1 Rejoso dapat menjadi pengguna media sosial yang lebih cerdas dan bertanggung jawab, serta mampu membedakan informasi yang benar dari berita palsu. (ajo/ian).

















